<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kumpulan Sejarah - Legenda - Mitos - Berita dan Artikel Menarik &#187; Legenda</title>
	<atom:link href="http://bom2000.com/category/legenda/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bom2000.com</link>
	<description>Kumpulan Cerita Rakyat, Legenda, Sejarah, Dongeng, Artikel Unik, Hot News</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 06:02:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sejarah Kota Cilacap</title>
		<link>http://bom2000.com/sejarah-kota-cilacap.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/sejarah-kota-cilacap.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 06:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Majapahit]]></category>
		<category><![CDATA[Mataram]]></category>
		<category><![CDATA[Nusakambangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=401</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Kota Cilacap sudah ada sejak zaman kerajaan Jawa. Dimulai sejak Kerajaan Mataram Hindu sampai dengan Kerajaan Surakarta. Pada akhir zaman Kerajaan Majapahit (1294-1478) daerah cikal-bakal Kabupaten Cilacap terbagi dalam wilayah-wilayah Kerajaan Majapahit, Adipati Pasir Luhur dan Kerajaan Pakuan Pajajaran, yang wilayahnya membentang dari timur ke arah barat : - Wilayah Ki Gede Ayah dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="yass_top_edge_dummy" style="width: 1px; height: 1px; padding: 0px; margin: -11px 0px 0px; border-width: 0px; display: block;"></div>
<div id="yass_top_edge" style="background-image: url('chrome://yass/content/edgebgtop.png'); background-attachment: scroll; background-position: center bottom; padding: 0px; margin: 0px 0px 10px -10px; border-width: 0px; height: 0px; display: block; width: 766px;"></div>
<p style="margin-top: 10px;"><a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft  wp-image-402" style="border: 0pt none; margin: 4px;" title="Kota Cilacap" src="http://bom2000.com/http://bom2000.com/wp-content/uploads/2012/02/kabcil21.jpg" alt="Kota Cilacap" width="114" height="171" /></a><a href="http://bom2000.com/tag/sejarah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sejarah">Sejarah</a><strong> <a href="http://bom2000.com/tag/kota-cilacap" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kota Cilacap">Kota Cilacap</a></strong> sudah ada sejak zaman <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan">kerajaan</a> <a href="http://bom2000.com/tag/jawa" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jawa">Jawa</a>. Dimulai sejak Kerajaan <a href="http://bom2000.com/tag/mataram" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Mataram">Mataram</a> Hindu sampai dengan Kerajaan Surakarta.</p>
<p>Pada akhir zaman Kerajaan <a href="http://bom2000.com/tag/majapahit" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Majapahit">Majapahit</a> (1294-1478) daerah cikal-bakal Kabupaten Cilacap terbagi dalam wilayah-wilayah Kerajaan <a href="http://bom2000.com/tag/majapahit" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Majapahit">Majapahit</a>, Adipati Pasir Luhur dan Kerajaan Pakuan Pajajaran, yang wilayahnya membentang dari timur ke arah barat :</p>
<p>- Wilayah Ki Gede Ayah dan wilayah Ki Ageng Donan dibawah kekuasaan Kerajaan Majapahit.</p>
<p>- Wilayah Kerajaan <a href="http://bom2000.com/tag/nusakambangan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Nusakambangan">Nusakambangan</a> dan wilayah Adipati Pasir Luhur<br />
<span id="more-401"></span><br />
- Wilayah Kerajaan Pakuan Pajajaran.</p>
<p>Menurut Husein Djayadiningrat, Kerajaan Hindu Pakuan Pajajaran setelah diserang oleh kerajaan <a href="http://bom2000.com/tag/islam" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a> banten dan Cirebon jatuh pada tahun 1579, sehingga bagian timur Kerajaan Pakuan Pajajaran diserahkan kepada Kerajaan Cirebon. Oleh karena itu seluruh wilayah cikal-bakal Kabupaten Cilacap disebelah timur dibawah kekuasaan Kerajaan <a href="http://bom2000.com/tag/islam" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a> Pajang dan sebelah barat diserahkan kepada Kerajaan Cirebon.</p>
<p>Kerajaan Pajang diganti dengan Kerajaan Mataram Islam yang didirikan oleh Panembahan Senopati pada tahun 1587-1755, maka daerah cikal bakal Kabupaten Cilacap yang semula di bawah kekuasaan Kerajaan Islam Pajang diserahkan kepada Kerajaan Mataram .</p>
<p>Pada tahun 1595 Kerajaan Mataram mengadakan ekspansi ke Kabupaten Galuh yang berada di wilayah Kerajaan Cirebon.</p>
<p>Menurut catatan harian Kompeni Belanda di Benteng Batavia, tanggal 21 Pebruari 1682 diterima surat yang berisi terjemahan perjalanan darat dari Citarum, sebelah utara Karawang ke Bagelen. Nama-nama yang dilalui dalam daerah cikal-bakal Kabupaten Cilacap adalah Dayeuhluhur dan Limbangan.</p>
<p>Kabupaten Cilacap merupakan kabupaten terluas di Jawa Tengah.<br />
Luas wilayah : 225.360,840 Ha.</p>
<p>Letak Geografis :<br />
- 108o 4 30 &#8211; 109o 30 30 Bujur Timur<br />
- 7o 30 &#8211; 7o 45 20 Lintang Selatan.</p>
<p>Batas wilayah :<br />
- Kabupaten Banyumas di utara<br />
- Kabupaten Kebumen di timur<br />
- Samudra Indonesia di selatan<br />
- Propinsi Jawa Barat di barat</p>
<p>Kabupaten Cilacap terbagi menjadi 24 kecamatan dengan jarak terjauh dari barat ke timur 152 Km dari Dayeuhluhur ke Nusawungu, dan dari utara ke selatan 35 Km yaitu dari Cilacap ke Sampang.</p>
<p>Cilacap juga terdapat sebuah pulau yang terkenal dengan sebutan Pulau Nusakambangan. Letaknya di Samudera Hindia dan luasnya 121 km2. Nusakambangan adalah nama sebuah pulau di Jawa Tengah yang lebih dikenal sebagai tempat terletaknya beberapa penjara (dalam bahasa Indonesia dikenali sebagai Lembaga Pemasyarakatan (LP)) keselamatan tinggi di Indonesia. Pulau ini masuk dalam wilayah Kabupaten Cilacap. Untuk sampai ke pulau ini seseorang harus menyeberang dengan kapal feri dari Pelabuhan Lomanis di Cilacap ke Pelabuhan Pelabuhan Sodong di Pulau Nusa Kambangan Selama 35 menit. Selama dalam perjalanan antara pelabuhan Lomanis dengan Pelabuhan Sodong para penumpang ferry di di manjakan dng pemandangan, Pelabuhan Intan (Pelabuhan Pertamina), Segara Anakan, dan hutan Mangrove.</p>
<p>Semula terdapat sembilan LP di Nusakambangan, namun kini yang masih beroperasi hanya tinggal empat, yaitu LP Batu (dibangun 1925), LP Besi (dibangun 1929), LP Kembang Kuning (tahun 1950), dan LP Permisan (tertua, dibangun 1908). Lima lainnya, yaitu Nirbaya, Karang Tengah, Timus Buntu, Karang Anyar, dan Gleger telah ditutup. Keliatannya penjara di Nusakambangan dijaga dengan maximum security. Tapi sebetulnya tidak dijaga dengan pengamanan yg sangat ketat, hanya mungkin kondisi topografi wilayah Nusa Kambangan yg bikin angker.</p>
<p>Pulau Nusa Kambangan, yang berstatus sebagai cagar alam, juga merupakan habitat bagi pohon-pohon langka, namun banyak yang telah ditebang secara haram. Saat ini yang tinggal kebanyakan adalah tumbuhan perdu, nipah, dan belukar. Kayu pawlar yang hanya dapat ditemukan di pulau ini banyak dicuri karena setelah dikeringkan, mempunyai kualiti yang setara dengan kayu dari Kalimantan. Secara tradisional, penerus dinasti Mataram sering melakukan ritual di pulau ini. Nusa Kambangan juga tercatat sebagai pertahanan terakhir dari tumbuhan Wijayakusuma yang sejati.</p>
<p>Beberapa tahanan terkenal:</p>
<p>* Johnny Indo, pernah melarikan diri namun tertangkap kembali.<br />
* Kusni Kasdut<br />
* Pramoedya Ananta Toer<br />
* Tommy Soeharto<br />
* Bob Hasan<br />
* Amrozi<br />
* Imam Samudra<br />
* Mukhlas</p>
<p>Di sebelah barat Pulau Nusa Kambangan terdapat Pulau Majeti dng Pantai Karangbandung yang berpasir putih. Di pulau ini terdapat dan bunga yang sangat langka dan hanya terdapat di pulau ini, yaitu bunga Wijayakusuma. Menurut kepercayaan bunga ini dikembangbiakan oleh keturunan Dinasti Mataram, dan menurut mitos bunga dikatakan dapat menghidupkan orang mati.</p>
<p>Obyek Wisata utama di Nusa Kambangan adalah Goa Ratu dengan kedalaman 4,5 km yang berujung Pantai Selatan. Dari 4,5 km kedalaman goa hanya kurang lebih 100 m yang bisa dijelajahi, selanjutnya tidak bisa dijelajahi karena kadar oksigen di goa yang tidak memungkinkan. Di dalam Goa Ratu terdapat stalakmit dan stalaktit dengan hiasan tekstur goa yang cukup indah. Selain itu di dalam goa terdapat Batu Gondho Mayit(Batu Bau Mayat) yang diyakini setiap Selasa dan Jumat Kliwon tercium bau tidak sedap. Di Goa Ratu sendiri menurut terawangan orang pintar, dihuni oleh banyak makhluk halus, sehingga hal dimanfaat oleh beberapa orang untuk bersemedi di sekitar goa ini.</p>
<p>Selain Goa Ratu terdapat obyek wisata lainnya, yaitu Pantai Permisan (dekat dengan Mercusuar Penjara Permisan). Pantai ini mempunyai pasir yang berwarna putih keabu-abuan dengan beberapa karang yang menghiasi dan rerumputan yang menghiasi. Di Pantai Permisan terdapat sebuah tugu komando Kopassus, dan memang daerah ini sering dipakai latihan oleh Kopassus. Menurut <a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">cerita</a> Permisan bermakna pepisahan, di karenakan setiap orang yg masuk Penjara Permisan tidak akan kembali.</p>
<p>Sumber:<br />
1. <a href="http://www.cilacapkab.go.id/v2/index.php?pilih=hal&amp;id=2">Web Kab. Cilacap</a><br />
2. <a href="http://wapedia.mobi/ms/Pulau_Nusa_Kambangan">Wikipedia</a><br />
3. Berbagai sumber.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>perkembangan kerajaan mataram dan majapahit</li><li>sejarah tentang pulau <a href="http://bom2000.com/tag/legenda" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Legenda">legenda</a></li><li>ceritane dewa dewi basa jawa</li><li>kumpulan cerita mitos di medan</li><li><a href="http://bom2000.com/tag/raja" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja">raja</a>-raja di kerajaan pajang</li><li>kesaktian atau kekutan militer majapahit</li><li>cerita kerajaan</li><li>letak mataram hindu</li><li>Sumber-sumber sejarah Kerajaan pajang</li><li>nama namadan sejarah kerajan yang ada di indonesi</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/sejarah-kota-cilacap.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Legenda Putri Ular dari Simalungun</title>
		<link>http://bom2000.com/legenda-putri-ular-dari-simalungun.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/legenda-putri-ular-dari-simalungun.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 03:14:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Ular]]></category>
		<category><![CDATA[Raja]]></category>
		<category><![CDATA[Simalungun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Kecantikan Putri Raja sudah menjadi berita dan tersebar ke seluruh pelosok negeri. Kabar tersebut sampai terdengar oleh seorang raja muda yang memerintah di sebuah kerajaan yang letaknya tidak jauh dari kerajaan ayah sang Putri. Mendengar kabar tersebut, Raja Muda yang tampan itu berniat melamar sang putri. Sang raja kemudian mengumpulkan para penasehat kerajaan untuk memusyawarahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="yass_top_edge_dummy" style="width: 1px; height: 1px; padding: 0px; margin: -11px 0px 0px; border-width: 0px; display: block;"></div>
<div id="yass_top_edge" style="background-image: url('chrome://yass/content/edgebgtop.png'); background-attachment: scroll; background-position: center bottom; padding: 0px; margin: 0px 0px 10px -10px; border-width: 0px; height: 0px; display: block; width: 1px;"></div>
<p style="margin-top: 10px;"><a href="http://bom2000.com/forex"><img class="size-medium wp-image-387 alignright" style="border: 0pt none; margin: 4px;" title="putri-ular" src="http://bom2000.com/http://bom2000.com/wp-content/uploads/2012/01/putri-ular-300x300.jpg" alt="Putri Ular" width="300" height="300" /></a>Kecantikan Putri <a href="http://bom2000.com/tag/raja" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja">Raja</a> sudah menjadi berita dan tersebar ke seluruh pelosok negeri. Kabar tersebut sampai terdengar oleh seorang <a href="http://bom2000.com/tag/raja" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja">raja</a> muda yang memerintah di sebuah <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan">kerajaan</a> yang letaknya tidak jauh dari <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan">kerajaan</a> ayah sang Putri.</p>
<p>Mendengar kabar tersebut, Raja Muda yang tampan itu berniat melamar sang putri. Sang raja kemudian mengumpulkan para penasehat kerajaan untuk memusyawarahkan keinginannya tersebut.</p>
<p>“Wahai, para penasehatku! Apakah kalian sudah mendengar berita kecantikan putri itu?” tanya sang raja kepada penasehatnya.</p>
<p>“Sudah, Tuan!” jawab para penasehat serantak.</p>
<p>“Bagaimana menurut kalian, jika sang putri itu aku jadikan sebagai permaisuri?” sang Raja kembali bertanya.</p>
<p>“Hamba setuju, Tuan!” jawab salah seorang penasehat.<br />
<span id="more-386"></span><br />
“Iya, Tuan! Hamba kira, Tuan dan Putri adalah pasangan yang sangat serasi. Tuan seorang raja muda yang tampan, sedangkan sang putri seorang gadis yang cantik jelita,” tambah seorang penasehat.</p>
<p>“Baiklah kalau begitu. Segera persiapkan segala keperluan untuk meminang sang putri,” perintah sang raja.</p>
<p>“Baik, Baginda!” jawab seluruh penasehat serentak.</p>
<p>Keesokan harinya, tampak rombongan utusan raja muda meninggalkan istana menuju negeri tempat tinggal sang putri. Sesampainya di sana, mereka disambut dan dijamu dengan baik oleh ayah sang putri. Usai perjamuan, utusan sang raja muda pun menyampaikan maksud kedatangan mereka.</p>
<p>“Ampun, Baginda! Maksud kedatangan kami ke sini adalah hendak menyampaikan pinangan Raja kami,” jawab salah seorang utusan yang bertindak sebagai juru bicara.<br />
“Kami menerima pinangan Raja kalian dengan senang hati, karena kedua kerajaan akan bersatu untuk mewujudkan masyarakat yang makmur, damai dan sejahtera,” jawab sang raja.</p>
<p>“Terima kasih, Baginda! Berita gembira ini segera kami sampaikan kepada Raja kami. Akan tetapi…, Raja kami berpesan bahwa jika lamaran ini diterima pernikahan akan dilangsungkan dua bulan lagi,” ujar utusan tersebut.</p>
<p>“Kenapa begitu lama?” tanya sang Raja tidak sabar.</p>
<p>“Raja kami ingin pernikahannya dilangsungkan secara besar-besaran,” jawab utusan itu.</p>
<p>“Baiklah kalau begitu, kami siap menunggu,” jawab sang Raja.</p>
<p>Usai berunding, utusan Raja Muda berpamitan kepada sang Raja untuk kembali ke negeri mereka. Setibanya di sana, mereka langsung melaporkan berita gembira itu kepada Raja mereka, bahwa pinangannya diterima. Sang Raja Muda sangat gembira mendengar berita itu.</p>
<p>“Kalau begitu, mulai saat ini kita harus menyiapkan segala keperluan untuk upacara pernikahan ini!” seru Raja Muda.</p>
<p>“Baiklah, Tuan! Segera kami kerjakan,” jawab seorang utusan.</p>
<p>Sementara itu, setelah para utusan Raja Muda kembali ke negeri mereka, ayah sang Putri menemui putrinya dan menyampaikan berita pinangan itu.</p>
<p>“Wahai, putriku! Tahukah engkau maksud kedatangan para utusan itu?” tanya sang Raja kepada putrinya.</p>
<p>“Tidak, ayah! Memangnya ada apa, yah?” sang putri balik bertanya.</p>
<p>“Ketahuilah, putriku! Kedatangan mereka kemari untuk menyampaikan pinangan raja mereka yang masih muda. Bagaimana menurutmu?” tanya sang Ayah.</p>
<p>“Jika ayah senang, putri bersedia,” jawab sang Putri malu-malu.</p>
<p>“Ayah sangat bangga memiliki putri yang cantik dan penurut sepertimu, wahai putriku!” sanjung sang Ayah.</p>
<p>“Putriku, jagalah dirimu baik-baik! Jangan sampai terjadi sesuatu yang dapat membatalkan pernikahanmu,” tambah sang ayah.</p>
<p>“Baik, ayah!” jawab sang putri.</p>
<p>Menjelang hari pernikahannya, sebagaimana biasa, setiap pagi sang putri pergi mandi dengan ditemani beberapa orang dayangnya di sebuah kolam yang berada di belakang istana. Di pinggir kolam disiapkan sebuah batu besar untuk tempat duduk sang putri. Usai berganti pakaian, sang putri segera masuk ke dalam kolam berendam sejenak untuk menyejukkan sekujur tubuhnya.</p>
<p>Setelah beberapa saat berendam, sang putri duduk di atas batu di tepi kolam. Sambil menjuntaikan kakinya ke dalam air, sang putri membayangkan betapa bahagianya saat pernikahan nanti, duduk bersanding di pelaminan bersama sang suami, seorang Raja Muda yang gagah dan tampan.</p>
<p>Di tengah-tengah sang putri asyik mengkhayal dan menikmati kesejukan air kolam itu, tiba-tiba angin bertiup kencang. Tanpa diduga, sebuah ranting pohon yang sudah kering mendadak jatuh tepat mengenahi ujung hidung sang putri.</p>
<p>“Aduuuh, hidungku!” jerit sang putri sambil memegang hidungnya.</p>
<p>Dalam sekejap, tangan putri yang malang itu penuh dengan darah. Sambil menahan rasa sakit, sang putri menyuruh dayang-dayangnya untuk diambilkan cermin. Betapa terkejut dan kecewanya sang putri saat melihat wajahnya di cermin. Hidungnya yang semula mancung itu tiba-tiba menjadi sompel (hilang sebagian) tertimpa ranting pohon yang ujungnya tajam. Kini wajah sang putri tidak cantik lagi seperti semula. Ia sangat sedih dan air matanya pun bercucuran keluar dari kelopak matanya.</p>
<p>“Celaka! Pernikahanku dengan raja muda akan gagal. Ia pasti akan mencari putri lain yang tidak memiliki cacat. Jika aku gagal menikah dengan raja muda, ayah dan ibu pasti kecewa dan malu di hadapan rakyatnya,” pikir sang putri.</p>
<p>Sang putri sangat tertekan. Pikiran-pikiran itu terus berkecamuk di kepalanya. Hatinya pun semakin bingung. Ia tidak ingin membuat malu dan kecewa kedua orang tuanya. Namun, ia tidak mampu mengatasi permasalahan yang sedang dihadapinya. Ia tidak dapat berbuat apa-apa lagi, selain menyesali nasibnya yang malang itu.</p>
<p>Sang putri pun jadi putus asa. Sambil menangis, ia menengadahkan kedua tangannya ke atas, lalu berdoa:</p>
<p>“Ya, Tuhan! Hukumlah hambamu ini yang telah membuat malu dan kecewa orang tuanya!” doa sang putri dengan mata berkaca-kaca.</p>
<p>Baru saja doa itu terucap dari mulut sang putri, tiba-tiba petir menyambar-nyambar sebagai tanda doa sang putri didengar oleh Tuhan. Beberapa saat kemudian, tubuh sang putri mengalami perubahan yang sangat mengejutkan.</p>
<p>Kakinya yang putih mulus tiba-tiba mengeluarkan sisik. Sisik tersebut semakin merambat ke atas. Dayang-dayangnya pun tersentak kaget saat melihat peristiwa itu. Ketika sisik itu mencapai dada, sang putri segera memerintahkan seorang dayang-dayangnya untuk memberi tahu ayah dan ibunya di dalam istana.</p>
<p>“Ampun, Tuan!” hormat sang dayang kepada raja.</p>
<p>“Ada apa, dayang-dayang?” tanya sang raja.</p>
<p>“Ampun, Tuan! Kulit tuan putri mengeluarkan sisik seperti ular,” lapor sang dayang.</p>
<p>“Apa…? Anakku mengeluarkan sisik!” tanya sang raja tersentak kaget.</p>
<p>“Benar, Tuan! Hamba sendiri tidak tahu kenapa hal itu bisa terjadi,” jawab sang dayang.</p>
<p>Setelah mendengar laporan itu, sang raja dan permaisuri segera menuju ke kolam permandian. Sesampainya di tempat itu, mereka sudah tidak melihat tubuh sang putri. Yang tampak hanya seekor ular besar yang bergelung di atas batu yang biasa dipakai sang putri untuk duduk.</p>
<p>“Putriku!” seru sang raja kepada ular itu.</p>
<p>Ular itu hanya bisa menggerakan kepala dan menjulurkan lidahnya dengan tatapan mata yang sayu. Ia seakan hendak berbicara, namun tak satu kata pun yang terucap dari mulutnya.</p>
<p>“Putriku! Apa yang terjadi denganmu?” tanya permaisuri cemas.</p>
<p>Meskipun permaisuri sudah berteriak memanggilnya, namun ular itu tetap saja tidak bisa berkata apa-apa. Tak lama kemudian, ular besar penjelmaan sang putri pergi meninggalkan mereka dan masuk ke dalam semak belukar. Sang raja dan permaisuri beserta dayang-dayang tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka sangat sedih dan menangis atas nasib malang yang menimpa sang putri.</p>
<p>Peristiwa penjelmaan sang putri menjadi seekor ular adalah hukuman dari Yang Kuasa atas permintaannya sendiri, karena keputusasaannya. Ia putus asa karena telah membuat malu dan kecewa kedua orang tuanya. Ia tidak berhasil menjaga amanah ayahnya untuk selalu jaga diri agar tidak terjadi sesuatu yang dapat membatalkan pernikahannya dengan Raja Muda yang tampan itu.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">cerita</a> lubdaka dalam bahasa bali</li><li>berita bom di bali</li><li>cerita bahasa bali lubdaka</li><li>raja dongeng</li><li>cerita <a href="http://bom2000.com/tag/legenda" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Legenda">legenda</a> nyi roro kidul</li><li><a href="http://bom2000.com/tag/cerita-rakyat" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita Rakyat">cerita rakyat</a> batu putri menangis</li><li>legenda <a href="http://bom2000.com/tag/putri-ular" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Putri Ular">putri ular</a> dari <a href="http://bom2000.com/tag/simalungun" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Simalungun">simalungun</a></li><li>legenda Agama</li><li>putri raja cantik</li><li>kumpulan makalah tentang baturaden</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/legenda-putri-ular-dari-simalungun.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Suri Ikun dan Dua Burung</title>
		<link>http://bom2000.com/cerita-suri-ikun-dan-dua-burung.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/cerita-suri-ikun-dan-dua-burung.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 08:24:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Suri Ikun]]></category>
		<category><![CDATA[Timor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[Di pulau Timor, dahulu kala hiduplah seorang petani dengan isteri dan empat belas anaknya. Tujuh orang anaknya laki-laki dan tujuh orang perempuan. Walaupun mereka memiliki kebun yang besar, hasil kebun tersebut tidak mencukupi kebutuhan keluarga tersebut. Sebabnya adalah tanaman yang ada sering dirusak oleh seekor babi hutan. Petani tersebut menugaskan pada anak laki-lakinya untuk bergiliran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="yass_top_edge_dummy" style="width: 1px; height: 1px; padding: 0px; margin: -11px 0px 0px; border-width: 0px; display: block;"></div>
<div id="yass_top_edge" style="background-image: url('chrome://yass/content/edgebgtop.png'); background-attachment: scroll; background-position: center bottom; padding: 0px; margin: 0px 0px 0px -10px; border-width: 0px; height: 0px; display: block; width: 766px;"></div>
<p style="margin-top: 10px;"><a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft size-full wp-image-366" style="border: 0pt none; margin: 4px;" title="ikun-suri" src="http://bom2000.com/http://bom2000.com/wp-content/uploads/2011/12/suri-ikun.jpg" alt="Ikun Suri" width="240" height="168" /></a>Di pulau <a href="http://bom2000.com/tag/timor" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Timor">Timor</a>, dahulu kala hiduplah seorang petani dengan isteri dan empat belas anaknya. Tujuh orang anaknya laki-laki dan tujuh orang perempuan. Walaupun mereka memiliki kebun yang besar, hasil kebun tersebut tidak mencukupi kebutuhan keluarga tersebut.</p>
<p>Sebabnya adalah tanaman yang ada sering dirusak oleh seekor babi hutan. Petani tersebut menugaskan pada anak laki-lakinya untuk bergiliran menjaga kebun mereka dari babi hutan. Kecuali <a href="http://bom2000.com/tag/suri-ikun" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Suri Ikun">Suri Ikun</a>, keenam saudara laki-lakinya adalah penakut dan dengki. Begita mendengar dengusan babi hutan, maka mereka akan lari meninggalkan kebunnya.</p>
<p><span id="more-365"></span></p>
<p>Lain halnya dengan Suri Ikun, begitu mendengar babi itu datang, ia lalu mengambil busur dan memanahnya. Setelah hewan itu mati, ia membawanya kerumah. Disana sudah menunggu saudara-saudaranya. Saudaranya yang tertua bertugas membagi- bagikan daging babi hutan tersebut. Karena dengkinya, ia hanya memberi Suri Ikun kepala dari hewan itu. Sudah tentu tidak banyak daging yang bisa diperoleh dari bagian kepala.</p>
<p>Selanjutnya, ia meminta Suri Ikun bersamannya mencari gerinda milik ayahnya yang tertinggal di tengah hutan. Waktu itu hari sudah mulai malam. Hutan tersebut menurut <a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">cerita</a> di malam hari dihuni oleh para hantu jahat. Dengan perasaan takut iapun berjalan mengikuti kakaknya. Ia tidak tahu bahwa kakaknya mengambil jalan lain yang menuju kerumah. Tinggallah Suri Ikun yang makin lama makin masuk ke tengah hutan. Berulang kali ia memanggil nama kakaknya.</p>
<p>Panggilan itu dijawab oleh hantu-hantu hutan. Mereka sengaja menyesatkan Suri Ikun. Setelah berada ditengah- tengah hutan lalu, hantu-hantu tersebut menangkapnya. Ia tidak langsung dimakan, karena menurut hantu-hantu itu ia masih terlalu kurus. Ia kemudian dikurung ditengah gua. Ia diberi makan dengan teratur. Gua itu gelap sekali. Namun untunglah ada celah disampingnya, sehingga Suri Ikun masih ada sinar yang masuk ke dalam gua.</p>
<p>Dari celah tersebut Suri Ikun melihat ada dua ekor anak burung yang kelaparan. Iapun membagi makanannya dengan mereka. Setelah sekian tahun, burung- burung itupun tumbuh menjadi burung yang sangat besar dan kuat. Mereka ingin mem- bebaskan Suri Ikun. Pada suatu ketika, hantu-hantu itu membuka pintu gua, dua burung tersebut menyerang dan mencederai hantu hantu tersebut. Lalu mereka menerbangkan Suri Ikun ke daerah yang berbukit-bukit tinggi.</p>
<p>Dengan kekuatan gaibnya, Burung-burung tersebut menciptakan istana lengkap dengan pengawal dan pelayan istana. Disanalah untuk selanjutnya Suri Ikun berbahagia.</p>
<p>(Diadaptasi bebas dari Ny. S.D.B. Aman,”Suri Ikun and The Two Birds,” Folk Tales From Indonesia, Jakarta: Djambatan, 1976).</p>
<div id="yass_bottom_edge" style="background-image: url('chrome://yass/content/edgebgbot.png'); background-position: 0px 0px; position: absolute; margin: 0px; padding: 0px; border-width: 0px; height: 0px; left: 0px; top: 0px; width: 100%; display: block;"></div>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>suri ikun dan dua burung</li><li>cerita suri ikun dan dua burung <a href="http://bom2000.com/tag/bahasa-jawa" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bahasa Jawa">bahasa jawa</a></li><li>kisah dua ekor burung</li><li>mitos orang timor</li><li>dongeng <a href="http://bom2000.com/tag/jawa" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jawa">jawa</a> burung</li><li>suri ikun</li><li><a href="http://bom2000.com/tag/cerita-rakyat" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita Rakyat">cerita rakyat</a> kanggo bahasa</li><li>kumpulan cerita rakyat daerah yogyakarta</li><li>suri ikun dalam bahasa jawa</li><li>cerita bahasa jawa borobudur</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/cerita-suri-ikun-dan-dua-burung.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Kota Malang</title>
		<link>http://bom2000.com/sejarah-kota-malang.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/sejarah-kota-malang.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 13:33:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Brahmana]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Gajayana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=356</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah kota Malang diawali oleh seorang raja yang bijaksana dan amat sakti, Dewasimha namanya. Ia menjaga istananya yang berkilauan serta dikuduskan oleh api suci Sang Putikewara (Ciwa). Berbahagialah sang Raja Dewasimha karena dewa-dewa telah menganugerahkan dalam hidupnya seorang putera sebagai pewaris mahkotanya. Putra yang kemudian menjadi pelindung kerajaan itu bernama Liswa atau juga dikenal sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft size-full wp-image-357" style="border: 0pt none; margin: 4px;" title="Lambang Kota Malang" src="http://bom2000.com/http://bom2000.com/wp-content/uploads/2011/11/Lambang-Kota-Malang-1.jpg" alt="Lambang Kota Malang" width="300" height="239" /></a><a href="http://bom2000.com/tag/sejarah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sejarah">Sejarah</a> kota Malang diawali oleh seorang <a href="http://bom2000.com/tag/raja" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja">raja</a> yang bijaksana dan amat sakti, Dewasimha namanya. Ia menjaga istananya yang berkilauan serta dikuduskan oleh api suci Sang Putikewara (Ciwa). Berbahagialah sang <a href="http://bom2000.com/tag/raja" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja">Raja</a> Dewasimha karena dewa-dewa telah menganugerahkan dalam hidupnya seorang putera sebagai pewaris mahkotanya. Putra yang kemudian menjadi pelindung <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan">kerajaan</a> itu bernama Liswa atau juga dikenal sebagai Gajayana. Adalah Gajayana seorang raja yang begitu dicintai rakyatnya, berbudi luhur dan berbuat baik untuk kaum pendeta serta penuh baktu sesungguh-sungguhnya kepada Resi Agastya.</p>
<p align="justify"><span id="more-356"></span><!--more--></p>
<p align="justify">Sebagai tanda bakti yang tulus kepada Resi tersebut, sang <a href="http://bom2000.com/tag/raja-gajayana" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja Gajayana">Raja Gajayana</a> telah membangun sebuah <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">candi</a> yang permai untuk mahresi serta untuk menjadi penangkal segala penyakit dan malapetaka kerajaan. Jikalau nenek moyangnya telah membuat arca Agstya dari kayu cendana, maka <a href="http://bom2000.com/tag/raja-gajayana" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja Gajayana">Raja Gajayana</a> sebagai pernyataan bakti dan hormatnya telah memerintahkan kepada pemahat-pemahat ternama di seantero kerajaan untuk membuat arca Agastya dari batu hitam nan indah, agar semua dapat melihatnya. Arca Agastya yang diberi nama Kumbhayoni itu, atas perintah raja yang berbudi luhur tersebut kemudian diresmikan oleh para Regveda, para <a href="http://bom2000.com/tag/brahmana" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Brahmana">Brahmana</a>, pendeta-pendeta terkemuka dan para penduduk negeri yang ahli, pada tahun Saka, Nayana-Vava-Rase(682) bulan Magasyirsa tepat pada hari Jum’at separo terang.</p>
<p align="justify">Ia Raja Gajayana yang perkasa itu adalah seorang agamawan yang sangat menaruh hormat kepada para pendeta. Dihadiahkannya kepada mereka tanah-tanah beserta sapi yang gemuk, sejumlah kerbau, budak lelaki dan wanita, serta berbagai keperluan hidup seperti sabun-sabun tempat mandi, bahan upacara sajian, rumah-rumah besar penuh perlengkapan hidup seperti : penginapan para brahmana dan tamu, lengkap dengan pakaian-pakaian, tempat tidur dan padi, jewawut. Mereka yang menghalang-halangi kehendak raja untuk memberikan hadiah-hadiah seperti itu, baik saudara-saudara, putera-putera raja, dan Menteri Pertama, maka mereka akan menjadi celaka karena pikiran-pikiran buruk dan akan masuk ke neraka dan tidak akan memperoleh keoksaan di dunia atau di alam lain. Ia, sebaliknya selalu berdoa dan berharap semoga keturunannya bergirang hati dengan hadiah-hadiah tersebut, memperhatikan dengan jiwa yang suci, menghormati kaum Brahmana dan taat beribadat, berbuat baik, menjalankan korban, dan mempelajari Weda. Semoga mereka menjaga kerajaan yang tidak ada bandingannya ini seperti sang Raja telah menjaganya.</p>
<p align="justify">Raja Gajayana mempunyai seorang puteri Uttejena yang kelak meneruskan Vamcakula ayahandanya yang bijaksana itu.</p>
<p align="justify"><a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">Cerita</a> di atas diangkat sari satu prasasti yang bernama “Prasasti Dinaya atau Kanjuruhan” menurut nama desa yang disebutkan dalam piagam tersebut. Seperti tertulis di dalamnya, prasasti ini memuat unsure penanggalan dalam candrasengkala yang berbunyi : “Nayana-vaya-rase” yang bernilai 682 tahun caka atau tahun 760 setelah Masehi.</p>
<p align="justify">Apabila prasasti itu dikeluarkan oleh Raja Gajayana pada tahun 760 sesudah Masehi, maka paling tidak prasasti itu merupakan sumber tertulis tertua tentang adanya fasilitas politik yakni berdirinya kerajaan Kanjuruan di wilayah Malang. Tempat itu sekarang dikenal dengan nama Dinoyo terletak 5 km sebelah barat Kota Malang. Di tempat ini menurut penduduk disana, masih ditemukan patung Dewasimha yang terletak di tengah pasar walaupun hampir hilang terbenam ke dalam tanah.</p>
<p align="justify">Malangkucecwara berasal dari tiga kata, yakni : <strong>Mala</strong> yang berarti segala sesuatu yang kotor, kecurangan, kepalsuan, atau bathil, <strong>Angkuca</strong> yang berarti menghancurkan atau membinasakan dan <strong>Icwara</strong> yang berarti Tuhan. Dengan demikian Malangkucecwara berarti “TUHAN MENGHANCURKAN YANG BATHIL”.</p>
<p align="justify">Walaupun nama Malang telah mendarah daging bagi penduduknya, tetapi nama tersebut masih terus merupakan tanda tanya. Para ahli sejarah masih terus menggali sumber-sumber untuk memperoleh jawaban yang tepat atas pernyataan tersebut di atas. Sampai saat ini telah diperoleh beberapa hipotesa mengenai asal-usul nama Malang tersebut. Malangkucecwara yang tertulis di dalam lambang kota itu, menurut salah satu hipotesa merupakan nama sebuah bangunan suci. Nama bangunan suci itu sendiri diketemukan dalam dua prasasti Raja Balitung dari <a href="http://bom2000.com/tag/jawa" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jawa">Jawa</a> Tengah yakni prasasti Mantyasih tahun 907, dan prasasti 908 yakni diketemukan di satu tempat antara Surabaya-Malang. Namun demikian dimana letak sesungguhnya bangunan suci Malangkucecwara itu, para ahli sejarah masih belum memperoleh kesepakatan. Satu pihak menduga letak bangunan suci itu adalah di daerah gunung Buring, satu pegunungan yang membujur di sebelah timur kota Malang dimana terdapat salah satu puncak gunung yang bernama Malang. Pembuktian atas kebenaran dugaan ini masih terus dilakukan karena ternyata, disebelah barat kota Malang juga terdapat sebuah gunung yang bernama Malang.</p>
<p align="justify">Pihak yang lain menduga bahwa letak sesungguhnya dari bangunan suci itu terdapat di daerah Tumpang, satu tempat di sebelah utara kota Malang. Sampai saat ini di daerah tersebut masih terdapat sebuah desa yang bernama Malangsuka, yang oleh sebagian ahli sejarah, diduga berasal dari kata Malankuca yang diucapkan terbalik. Pendapat di atas juga dikuatkan oleh banyaknya bangunan-bangunan purbakala yang berserakan di daerah tersebut, seperti candi Jago dan candi Kidal, yang keduanya merupakan peninggalan zaman <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan-singasari" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan Singasari">kerajaan Singasari</a>.</p>
<p align="justify">Dari kedua hipotesa tersebut di atas masih juga belum dapat dipastikan manakah kiranya yang terdahulu dikenal dengan nama Malang yang berasal dari nama bangunan suci Malangkucecwara itu. Apakah daerah di sekitar Malang sekarang, ataukah kedua gunung yang bernama Malang di sekitar daerah itu.</p>
<p align="justify">Sebuah prasasti tembaga yang ditemukan akhir tahun 1974 di perkebunan Bantaran, Wlingi, sebelah barat daya Malang, dalam satu bagiannya tertulis sebagai berikut : “………… taning sakrid Malang-akalihan wacid lawan macu pasabhanira dyah Limpa Makanagran I ………”. Arti dari kalimat tersebut di atas adalah : “ …….. di sebelah timur tempat berburu sekitar Malang bersama wacid dan mancu, persawahan Dyah Limpa yaitu ………”</p>
<p align="justify">Dari bunyi prasasti itu ternyata Malang merupakan satu tempat di sebelah timur dari tempat-tempat yang tersebut dalam prasasti tiu. Dari prasasti inilah diperoleh satu bukti bahwa pemakaian nama Malang telah ada paling tidak sejak abad 12 Masehi.</p>
<p align="justify">Hipotesa-hipotesa terdahulu, barangkali berbeda dengan satu pendapat yang menduga bahwa nama Malang berasal dari kata “Membantah” atau “Menghalang-halangi” (dalam <a href="http://bom2000.com/tag/bahasa-jawa" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bahasa Jawa">bahasa Jawa</a> berarti Malang). Alkisah Sunan <a href="http://bom2000.com/tag/mataram" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Mataram">Mataram</a> yang ingin meluaskan pengaruhnya ke Jawa Timur telah mencoba untuk menduduki daerah Malang. Penduduk daerah itu melakukan perlawanan perang yang hebat. Karena itu Sunan <a href="http://bom2000.com/tag/mataram" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Mataram">Mataram</a> menganggap bahwa rakyat daerah itu menghalang-halangi, membantah atau malang atas maksud Sunan <a href="http://bom2000.com/tag/mataram" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Mataram">Mataram</a>. Sejak itu pula daerah tersebut bernama Malang.</p>
<p align="justify">Timbulnya karajaan Kanjuruhan tersebut, oleh para ahli sejarah dipandang sebagai tonggak awal pertumbuhan pusat pemerintahan yang sampai saat ini, setelah 12 abad berselang, telah berkembang menjadi Kota Malang.</p>
<p align="justify">Setelah kerajaan Kanjuruhan, di masa emas kerajaan Singasari (1000 tahun setelah Masehi) di daerah Malang masih ditemukan satu kerajaan yang makmur, banyak penduduknya serta tanah-tanah pertanian yang amat subur. Ketika <a href="http://bom2000.com/tag/islam" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a> menaklukkan kerajaan <a href="http://bom2000.com/tag/majapahit" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Majapahit">Majapahit</a> sekitar tahun 1400, Patih <a href="http://bom2000.com/tag/majapahit" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Majapahit">Majapahit</a> melarikan diri ke daerah Malang. Ia kemudian mendirikan sebuah kerajaan Hindu yang merdeka, yang oleh putranya diperjuangkan menjadi satu kerajaan yang maju. Pusat kerajaan yang terletak di kota Malang sampai saat ini masih terlihat sisa-sisa bangunan bentengnya yang kokoh bernama Kutobedah di desa Kutobedah.</p>
<p align="justify">Adalah Sultan Mataram dari Jawa Tengah yang akhirnya datang menaklukkan daerah ini pada tahun 1614 setelah mendapat perlawanan yang tangguh dari penduduk daerah ini.</p>
<p align="justify">
<p align="justify"><strong>Mengapa Malang?</strong></p>
<p align="justify">Sebelum tahun 1964, dalam lambang kota Malang terdapat tulisan ; “Malang namaku, maju tujuanku” terjemahan dari “Malang nominor, sursum moveor”. Ketika kota ini merayakan hari ulang tahunnya yang ke-50 pada tanggal 1 April 1964, kalimat-kalimat tersebut berubah menjadi : “Malangkucecwara”. Semboyan baru ini diusulkan oleh almarhum Prof. Dr. R. Ng. Poerbatjaraka, karena kata tersebut sangat erat hubungannya dengan asal-usul kota Malang yang pada masa Ken Arok kira-kira 7 abad yang lampau telah menjadi nama dari tempat di sekitar atau dekat candi yang bernama Malangkucecwara.</p>
<p><strong>Sekilas Sejarah Pemerintahan</strong></p>
<p>Kota malang mulai tumbuh dan berkembang setelah hadirnya pemerintah kolonial Belanda, terutama ketika mulai di operasikannya jalur kereta api pada tahun 1879. Berbagai kebutuhan masyarakatpun semakin meningkat terutama akan ruang gerak melakukan berbagai kegiatan. Akibatnya terjadilah perubahan tata guna tanah, daerah yang terbangun bermunculan tanpa terkendali. Perubahan fungsi lahan mengalami perubahan sangat pesat, seperti dari fungsi pertanian menjadi perumahan dan industri.</p>
<p align="justify">Malang merupakan sebuah Kerajaan yang berpusat di wilayah Dinoyo, dengan rajanya Gajayana.</p>
<ul>
<li>Tahun 1767 Kompeni memasuki Kota</li>
<li>Tahun 1821 kedudukan Pemerintah Belanda di pusatkan di sekitar kali Brantas</li>
<li>Tahun 1824 Malang mempunyai Asisten Residen</li>
<li>Tahun 1882 rumah-rumah di bagian barat Kota di dirikan dan Kota didirikan alun-alun di bangun.</li>
<li>1 April 1914 Malang di tetapkan sebagai Kotapraja</li>
<li>8 Maret 1942 Malang diduduki Jepang</li>
<li>21 September 1945 Malang masuk Wilayah Republik Indonesia</li>
<li>22 Juli 1947 Malang diduduki Belanda</li>
<li>2 Maret 1947 Pemerintah Republik Indonesia kembali memasuki Kota Malang.</li>
<li>1 Januari 2001, menjadi Pemerintah Kota Malang.</li>
</ul>
<p><cite>(disadur dengan sedikit perubahan dari digilib.<strong>malangkota</strong>.go.id)</cite></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>lambang kota malang</li><li>cerita bocah bahasa jawa</li><li>lambang</li><li>cerita anak bhs jawa</li><li>nama nama dan peta kerajaan di indonesia</li><li>logo kota malang</li><li>raja gajayana</li><li>kumpulan cerita raja yang bijaksana dalam bahasa jawa</li><li>cerita dongeng rakyat indonesia dalam bahasa jawa</li><li><a href="http://bom2000.com/tag/legenda" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Legenda">legenda</a> mataram baru</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/sejarah-kota-malang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Legenda Selat Bali</title>
		<link>http://bom2000.com/legenda-selat-bali.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/legenda-selat-bali.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2011 17:02:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Batara Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda Selat Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Mani Angkeran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Legenda Selat Bali diawali pada jaman dulu di kerajaan Daha hiduplah seorang Brahmana yang benama Sidi Mantra yang sangat terkenal kesaktiannya. Sanghyang Widya atau Batara Guru menghadiahinya harta benda dan seorang istri yang cantik. Sesudah bertahun-tahun kawin, mereka mendapat seorang anak yang mereka namai Manik Angkeran. Meskipun Manik Angkeran seorang pemuda yang gagah dan pandai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft size-full wp-image-309" style="border: 0pt none; margin: 4px;" title="selat-bali" src="http://bom2000.com/http://bom2000.com/wp-content/uploads/2011/08/selat-bali.jpg" alt="Selat Bali" width="285" height="195" /></a><a href="http://bom2000.com/tag/legenda" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Legenda">Legenda</a> Selat Bali</strong> diawali pada jaman dulu di <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan">kerajaan</a> Daha hiduplah seorang <a href="http://bom2000.com/tag/brahmana" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Brahmana">Brahmana</a> yang benama Sidi Mantra yang sangat terkenal kesaktiannya. Sanghyang Widya atau <a href="http://bom2000.com/tag/batara-guru" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Batara Guru">Batara Guru</a> menghadiahinya harta benda dan seorang istri yang cantik. Sesudah bertahun-tahun kawin, mereka mendapat seorang anak yang mereka namai Manik Angkeran.</p>
<p>Meskipun Manik Angkeran seorang pemuda yang gagah dan pandai namun dia mempunyai sifat yang kurang baik, yaitu suka berjudi. Dia sering kalah sehingga dia terpaksa mempertaruhkan harta kekayaan orang tuanya, malahan berhutang pada orang lain. Karena tidak dapat membayar hutang, Manik Angkeran meminta bantuan ayahnya untuk berbuat sesuatu. Sidi Mantra berpuasa dan berdoa untuk memohon pertolongan dewa-dewa. Tiba-tiba dia mendengar suara, “Hai, Sidi Mantra, di kawah <a href="http://bom2000.com/tag/gunung-agung" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Gunung Agung">Gunung Agung</a> ada harta karun yang dijaga seekor naga yang bernarna Naga Besukih. Pergilah ke sana dan mintalah supaya dia mau memberi sedikit hartanya.”</p>
<p><span id="more-308"></span></p>
<p>Sidi Mantra pergi ke Gunung Agung dengan mengatasi segala rintangan. Sesampainya di tepi kawah Gunung Agung, dia duduk bersila. Sambil membunyikan genta dia membaca mantra dan memanggil nama Naga Besukih. Tidak lama kernudian sang Naga keluar. Setelah mendengar maksud kedatangan Sidi Mantra, Naga Besukih menggeliat dan dari sisiknya keluar emas dan intan. Setelah mengucapkan terima kasih, Sidi Mantra mohon diri. Semua harta benda yang didapatnya diberikan kepada Manik Angkeran dengan harapan dia tidak akan berjudi lagi. Tentu saja tidak lama kemudian, harta itu habis untuk taruhan. Manik Angkeran sekali lagi minta bantuan ayahnya. Tentu saja Sidi Mantra menolak untuk membantu anakya.</p>
<p>Manik Angkeran mendengar dari temannya bahwa harta itu didapat dari Gunung Agung. Manik Angkeran tahu untuk sampai ke sana dia harus membaca mantra tetapi dia tidak pernah belajar mengenai doa dan mantra. Jadi, dia hanya membawa genta yang dicuri dari ayahnya waktu ayahnya tidur.</p>
<p>Setelah sampai di kawah Gunung Agung, Manik Angkeran membunyikan gentanya. Bukan main takutnya ia waktu ia melihat Naga Besukih. Setelah Naga mendengar maksud kedatangan Manik Angkeran, dia berkata, “Akan kuberikan harta yang kau minta, tetapi kamu harus berjanji untuk mengubah kelakuanmu. Jangan berjudi lagi. Ingatlah akan hukum karma.”</p>
<p>Manik Angkeran terpesona melihat emas, intan, dan permata di hadapannya. Tiba-tiba ada niat jahat yang timbul dalam hatinya. Karena ingin mendapat harta lebih banyak, dengan secepat kilat dipotongnya ekor Naga Besukih ketika Naga beputar kembali ke sarangnya. Manik Angkeran segera melarikan diri dan tidak terkejar oleh Naga. Tetapi karena kesaktian Naga itu, Manik Angkeran terbakar menjadi abu sewaktu jejaknya dijilat sang Naga.</p>
<p>Mendengar kematian anaknya, kesedihan hati Sidi Mantra tidak terkatakan. Segera dia mengunjungi Naga Besukih dan memohon supaya anaknya dihidupkan kembali. Naga menyanggupinya asal ekornya dapat kembali seperti sediakala. Dengan kesaktiannya, Sidi Mantra dapat memulihkan ekor Naga. Setelah Manik Angkeran dihidupkan, dia minta maaf dan berjanji akan menjadi orang baik. Sidi Mantra tahu bahwa anaknya sudah bertobat tetapi dia juga mengerti bahwa mereka tidak lagi dapat hidup bersama.</p>
<p>“Kamu harus mulai hidup baru tetapi tidak di sini,” katanya. Dalam sekejap mata dia lenyap. Di tempat dia berdiri timbul sebuah sumber air yang makin lama makin besar sehingga menjadi laut. Dengan tongkatnya, Sidi Mantra membuat garis yang mernisahkan dia dengan anaknya. Sekarang tempat itu menjadi selat Bali yang memisahkan pulau <a href="http://bom2000.com/tag/jawa" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jawa">Jawa</a> dengan pulau Bali.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>dongeng bali</li><li><a href="http://bom2000.com/tag/sejarah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sejarah">sejarah</a> gunung agung</li><li>manik angkeran</li><li>mitos selat bali</li><li>foto selat bali</li><li><a href="http://bom2000.com/tag/raja" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja">raja</a> bali yang terkenal adalah</li><li><a href="http://bom2000.com/tag/silsilah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Silsilah">silsilah</a> batara guru</li><li>legenda mitos bali</li><li>batara guru</li><li>Kerajaan zaman dulu</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/legenda-selat-bali.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Legenda Bandung Bondowoso</title>
		<link>http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2011 09:57:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[Jonggrang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[Syahdan,  Cerita Legenda Bandung Bondowoso yang menang perang berhasrat memperistrikan Jonggrang, putri mendiang Raja Baka yang telah dibunuhnya. Gadis itu ketakutan. Kerajaan ayahnya telah jatuh ke tangan kekuasaan Pengging—dan itu berarti ia bukan lagi orang yang merdeka. Tak mungkin ia menampik kehendak seorang lelaki yang kini dipertuan. Bandung Bondowoso seorang yang suka memerintah dengan kejam. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft size-medium wp-image-299" style="border: 0pt none; margin: 4px;" title="cerita-legenda-bandung-bondowoso" src="http://bom2000.com/http://bom2000.com/wp-content/uploads/2011/08/Bandung_Bondowoso-206x300.jpg" alt="Cerita Legenda Bandung Bondowso" width="206" height="277" /></a>Syahdan,  <a href="http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html"><strong>Cerita Legenda Bandung Bondowoso</strong></a> yang menang perang berhasrat memperistrikan <a href="http://bom2000.com/cerita-rakyat-roro-jonggrang.html"><strong>Jonggrang</strong></a>, putri mendiang <a href="http://bom2000.com/tag/raja" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja">Raja</a> Baka yang telah dibunuhnya. Gadis itu ketakutan. <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan">Kerajaan</a> ayahnya telah jatuh ke tangan kekuasaan Pengging—dan itu berarti ia bukan lagi orang yang merdeka. Tak mungkin ia menampik kehendak seorang lelaki yang kini dipertuan.</p>
<p><strong><a href="http://bom2000.com/tag/bandung-bondowoso" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bandung Bondowoso">Bandung Bondowoso</a></strong> seorang yang suka memerintah dengan kejam. “Siapapun yang tidak menuruti perintahku, akan dijatuhi hukuman berat!”, ujar Bandung Bondowoso pada rakyatnya. <a href="http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html"><strong>Bandung Bondowoso</strong></a> adalah seorang yang sakti dan mempunyai pasukan jin. Tidak berapa lama berkuasa, <em><strong>Bandung Bondowoso</strong></em> suka mengamati gerak-gerik <strong><a title="Posts tagged with Roro Jonggrang" href="http://bom2000.com/cerita-rakyat-roro-jonggrang.html" rel="tag">Roro Jonggrang</a></strong>, putri Raja Prambanan yang cantik jelita. “Cantik nian putri itu. Aku ingin dia menjadi permaisuriku,” pikir Bandung Bondowoso.</p>
<p>Tapi ia menemukan jalan lepas. Diajukannya syarat: ia akan mau menerima pinangan pendekar itu bila 1.000 <strong><a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">candi</a></strong> ditegakkan dalam satu malam. Bandung Bondowoso setuju.</p>
<p><span id="more-298"></span></p>
<p>Kesanggupan itu memang mengherankan, tapi di sini agaknya <a href="http://bom2000.com/tag/legenda" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Legenda">legenda</a> Loro <a href="http://bom2000.com/tag/jonggrang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jonggrang">Jonggrang</a> mengandung sebuah teks lain, yang ingin bercerita bahwa tiap kemenangan selalu mengandung kekalahan. Yang absolut tak ada di dunia. Di Prambanan dan di luarnya, perang tak akan cukup, pembunuhan tak pernah memadai, dan ada yang minus dalam tiap takhta.</p>
<p>Itu sebabnya kita tak tahu apa arti penaklukan: Loro Jonggrang ternyata bukan bagian dari benda jarahan. Ia merdeka. Ia bisa menuntut dengan satu syarat yang sulit, bahkan sebenarnya mustahil.</p>
<p>Bahwa Bandung Bondowoso, sang pemenang pembela Pengging, menerima syarat itu menunjukkan ada ambivalensi dalam hubungan kedua manusia itu. Lelaki itu berkuasa tapi perempuan itu terlepas dari hubungan memiliki-dan-dimiliki. Bahkan Bandung membiarkan dirinya masuk ke angan-angan Jonggrang. Orang bisa mengatakan bahwa yang diniatkan tumbuh dalam hubungan itu adalah cinta, dan cinta—dengan atau tanpa membaca kalimat Thomas Kempis pada abad ke-15—tak merasakan beban, tak berpikir tentang kesulitan. Cinta bahkan ”mencoba apa yang melebihi kekuatan diri”, dan ”tak minta dimaafkan di hadapan kemustahilan”.</p>
<p>Tapi bukan sikap angkuhkah yang mendorong Bandung menerima syarat itu? Katakanlah ini yang terjadi: sang perkasa yang telah berhasil membinasakan Raja Baka itu merasa malu untuk menyatakan tak sanggup membangun 1.000 candi dalam satu malam. Tapi keangkuhan dan rasa malu mengandung pengakuan bahwa ada orang lain—dan orang lain itu hadir dalam posisi untuk menilai dan menghakimi. Di sini keperkasaan juga menemui batasnya. Bandung Bondowoso tak dapat menafikan yang lain yang tegak di luar itu—yang lain yang memandang ke arahnya.</p>
<p>Saya bayangkan ia Loro Jonggrang. Saya bayangkan pada sebuah senja ia berkata kepada peminangnya: ”Sebenarnya saya takjub. Tuan tak memperlakukan saya sebagai jarahan perang. Bagaimana ini mungkin?”</p>
<p>”Ada hal yang mustahil yang membuat kita memilih dan berbuat,” jawab Bandung Bondowoso.</p>
<p>”Untuk apa?”</p>
<p>Bandung Bondowoso tak menjawab. Ia hanya melipat lengannya dan berjalan kembali ke markas pasukan, melewati deretan panji Pengging yang ditutupi gelap. Sejak ia menemui Loro Jonggrang—dan melihat wajahnya yang ketakutan tapi tak merunduk, mendengar ucapannya yang gemetar tapi fasih—ia tahu ada yang sia-sia dalam tiap kemenangan. Apa yang didapat para Pandawa setelah membinasakan Kurawa dan menguasai Astina dan Amarta? Seluruh generasi kedua keluarga Pandu yang seharusnya melanjutkan dinasti itu tewas di medan perang. Apa yang dicapai Rama setelah merebut Sita kembali? Ia tak yakin perempuan itu, yang bertahun-tahun disekap di Istana Alengka, seorang istri yang belum dinodai.</p>
<p>Kebanggaan diri dan kejayaan—mungkin itulah yang menggerakkan perang. Perang memang mengubah <a href="http://bom2000.com/tag/sejarah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sejarah">sejarah</a>. Tapi, setelah itu, <a href="http://bom2000.com/tag/sejarah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sejarah">sejarah</a> mengecoh para pendekar, dan lahir penulis tragedi.</p>
<p>”Jika saya mohon Tuan membangun 1.000 candi di sekitar bukit Prambanan itu, akankah Tuan memenuhinya?” tanya Jonggrang.</p>
<p>”Saya akan gentar. Tapi saya akan membangunnya.”</p>
<p>”Dalam satu malam?”</p>
<p>”Ada hal yang mustahil yang menyebabkan kita berbuat.”</p>
<p>Seseorang pernah mengatakan, manusia membuat sejarah karena dilecut yang mustahil: kemenangan, kejayaan, keadilan, dan hal-hal lain yang dicita-citakan sebagai alternatif bagi hidup yang tak pernah penuh.</p>
<p>Sebuah wilayah dengan seribu candi yang didirikan dalam satu malam adalah satu dari deretan angan-angan itu. Bahasa mencoba merumuskannya, dan itu sebabnya kata-kata tak sepenuhnya transparan. Tak pernah jelas apa yang sebenarnya ditandai dengan kata ”seribu”. Percakapan sehari-hari, retorika resmi dan nyanyian populer, (”tinggi gunung 1.000 janji”, kata sebuah lagu tahun 1950-an), menyebut angka itu lebih sebagai sebuah kiasan yang hendak mengesankan jumlah yang ”tak terhingga”.</p>
<p>Bandung Bondowoso agaknya tahu akan hal itu: ia harus siap menjangkau yang tak terhingga. Ketika sore mulai merayap, ia berangkat meninggalkan markas, sendiri. Konon di bukit itu para roh halus membantunya mengangkat batu dari Merbabu, menyusun dan memahatnya dengan relief yang menakjubkan.</p>
<p>Waktu pun berjalan, tapi apa yang membatasi ”malam” dengan ”pagi”? Fajar yang merekah, cicit burung di hutan, detakan lesung perempuan tani, atau asap dapur di balik gunuk? Atau sebuah kesadaran akan batas—yang mengingatkan bahwa yang ”tak terbatas” selalu luput?</p>
<p>Tapi siapa yang mengatakan <a href="http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Cerita Legenda Bandung Bondowoso</strong></span></em></a> hanyalah <a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">cerita</a> kesia-siaan tak akan memahami bahwa yang terbatas juga punya daya gugah dan mampu menyentuh hati. Ketika ia tahu ia gagal menyelesaikan 1.000 candi—dan gagal pula cintanya kepada <strong><em>Jonggrang</em></strong>—<a href="http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html"><em><strong>Bandung Bondowoso</strong></em></a> pergi ke belukar dan memahat sebuah patung. Ia ingin mengenang perempuan itu.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://bom2000.com/tag/cerita-rakyat" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita Rakyat">cerita rakyat</a> nyi roro jonggrang</li><li>sejarah perang bali</li><li>legenda bandung bondowoso</li><li>raden bandung bondowoso</li><li>kisah nyi roro jonggrang</li><li>kerajaan prambanan</li><li>cerita pendek roro jonggrang</li><li>cerita pendek tentang legenda</li><li>raja raja tarumanegara</li><li>Cerita pendek Legenda Indonesia</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Kong Hu Cu</title>
		<link>http://bom2000.com/sejarah-kong-hu-cu.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/sejarah-kong-hu-cu.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2011 09:23:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Confucianisme]]></category>
		<category><![CDATA[Kong Hu Cu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Kong Hu Cu yang lahir sekitar tahun 551 SM di kota kecil Lu, kini masuk wilayah propinsi Shantung di timur laut daratan Cina. Dalam usia muda ditinggal mati ayah, membuatnya hidup sengsara di samping ibunya. Waktu berangkat dewasa dia jadi pegawai negeri kelas teri tapi sesudah selang beberapa tahun dia memutuskan mendingan copot diri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft size-full wp-image-294" style="border: 0pt none; margin: 4px;" title="kong-hu-cu" src="http://bom2000.com/http://bom2000.com/wp-content/uploads/2011/08/kong-hu-cu.jpg" alt="Kong Hu Cu" width="300" height="250" /></a><a href="http://bom2000.com/sejarah-kong-hu-cu.html"><strong>Sejarah Kong Hu Cu</strong></a> yang lahir sekitar tahun 551 SM di kota kecil Lu, kini masuk wilayah propinsi Shantung di timur laut daratan <strong><a href="http://bom2000.com/tag/cina" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cina">Cina</a></strong>. <em>Dalam usia muda ditinggal mati ayah, membuatnya hidup sengsara di samping ibunya</em>. Waktu berangkat dewasa dia jadi pegawai negeri kelas teri tapi sesudah selang beberapa tahun dia memutuskan mendingan copot diri saja.</p>
<p>Sepanjang enam belas tahun berikutnya <a href="http://bom2000.com/sejarah-kong-hu-cu.html"><strong>Kong Hu-Cu</strong></a> jadi guru, sedikit demi sedikit mencari pengaruh dan pengikut anutan filosofinya. Menginjak umur lima puluh tahun bintangnya mulai bersinar karena dia dapat kedudukan tinggi di pemerintahan kota Lu.</p>
<p>Sang nasib baik rupanya tidak selamanya ramah karena orang-orang yang dengki dengan ulah ini dan ulah itu menyeretnya ke pengadilan sehingga bukan saja berhasil mencopotnya dari kursi jabatan tapi juga membuatnya meninggalkan kota.</p>
<p><span id="more-293"></span></p>
<p>Tak kurang dari tiga belas tahun lamanya <a href="http://bom2000.com/sejarah-kong-hu-cu.html">Kong Hu-Cu</a> berkelana ke mana kaki melangkah, jadi guru keliling, baru pulang kerumah asal lima tahun sebelum wafatnya tahun 479 SM.</p>
<p><strong>Kong Hu-Cu</strong> kerap dianggap selaku pendiri sebuah agama; anggapan ini tentu saja meleset. Dia jarang sekali mengkaitkan ajarannya dengan keTuhanan, menolak perbincangan alam akhirat, dan mengelak tegas setiap omongan yang berhubungan dengan soal-soal metaflsika. Dia -tak lebih dan tak kurang- seorang filosof sekuler, cuma berurusan dengan masalah-masalah moral politik dan pribadi serta tingkah laku akhlak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h2>Nilai Penting <a href="http://bom2000.com/tag/kong-hu-cu" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kong Hu Cu">Kong Hu Cu</a></h2>
<p>Ada dua nilai yang teramat penting, kata Kong Hu-Cu, yaitu “Yen” dan “Li:” “Yen” sering diterjemahkan dengan kata “Cinta,” tapi sebetulnya lebih kena diartikan “Keramah-tamahan dalam hubungan dengan seseorang.” “Li” dilukiskan sebagai gabungan antara tingkah laku, ibadah, adat kebiasaan, tatakrama dan sopan santun.</p>
<p>Pemujaan terhadap leluhur, dasar bin dasarnya kepercayaan orang Cina bahkan sebelum lahirnya Kong Hu-Cu, lebih diteguhkan lagi dengan titik berat kesetiaan kepada sanak keluarga dan penghormatan terhadap orang tua. Ajaran Kong Hu-Cu juga menggaris bawahi arti penting kemestian seorang istri menaruh hormat dan taat kepada suami serta kemestian serupa dari seorang warga kepada pemerintahannya. Ini agak berbeda dengan <a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">cerita</a>-<a href="http://bom2000.com/tag/cerita-rakyat" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita Rakyat">cerita rakyat</a> Cina yang senantiasa menentang tiap bentuk tirani. Kong Hu-Cu yakin, adanya negara itu tak lain untuk melayani kepentingan rakyat, bukan terputar balik. Tak jemu-jemunya Kong Hu-Cu menekankan bahwa penguasa mesti memerintah pertama-tama berlandaskan beri contoh teladan yang moralis dan bukannya lewat main keras dan kemplang. Dan salah satu hukum ajarannya sedikit mirip dengan “Golden Rule” nya Nasrani yang berbunyi “Apa yang kamu tidak suka orang lain berbuat terhadap dirimu, jangan lakukan.”</p>
<p>Pokok pandangan utama Kong Hu-Cu dasarnya teramat konservatif. Menurut hematnya, jaman keemasan sudah lampau, dan dia menghimbau baik penguasa maupun rakyat supaya kembali asal, berpegang pada ukuran moral yang genah, tidak ngelantur. Kenyataan yang ada bukanlah perkara yang mudah dihadapi. Keinginan Kong Hu-Cu agar cara memerintah bukan main bentak, melainkan lewat tunjukkan suri teladan yang baik tidak begitu lancar pada awal-awal jamannya. Karena itu, Kong Hu-Cu lebih mendekati seorang pembaharu, seorang inovator ketimbang apa yang sesungguhnya jadi idamannya.</p>
<p>Kong Hu-Cu hidup di jaman dinasti Chou, masa menyuburnya kehidupan intelektual di Cina, sedangkan penguasa saat itu tidak menggubris sama sekali petuah-petuahnya. Baru sesudah dia wafatlah ajaran-ajarannya menyebar luas ke seluruh pojok Cina.<br />
Berbetulan dengan munculnya dinasti Ch’in tahun 221 SM, mengalami masa yang amat suram. Kaisar Shih Huang Ti, kaisar pertama dinasti Ch’ing bertekat bulat membabat habis penganut Kong Hu-Cu dan memenggal mata rantai yang menghubungi masa lampau.</p>
<h3>Perintah Kong Hu Cu</h3>
<p>Dikeluarkannya perintah harian menggencet lumat ajaran-ajaran <strong>Kong Hu-Cu</strong> dan menggerakkan baik spion maupun tukang pukul dan pengacau profesional untuk melakukan penggeledahan besar-besaran, merampas semua buku yang memuat ajaran Kong Hu-Cu dan dicemplungkan ke dalam api unggun sampai hancur jadi abu. Kebejatan berencana ini rupanya tidak juga mempan. Tatkala dinasti Ch’ing mendekati saat ambruknya, penganut-penganut Kong Hu-Cu bangkit kembali bara semangatnya dan mengobarkan lagi doktrin Kong Hu-Cu. Di masa dinasti berikutnya (dinasti Han tahun 206 SM &#8211; 220 M). <strong><a href="http://bom2000.com/tag/confucianisme" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Confucianisme">Confucianisme</a></strong> menjadi filsafat resmi negara Cina.</p>
<p>Mulai dari masa dinasti Han, kaisar-kaisar <em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Cina</strong></span></em> setingkat demi setingkat mengembangkan sistem seleksi bagi mereka yang ingin jadi pegawai negeri dengan jalan menempuh ujian agar yang jadi pegawai negeri jangan orang serampangan melainkan punya standar kualitas baik ketrampilan maupun moralnya. Lama-lama seleksi makin terarah dan berbobot: mencantumkan mata ujian filosofi dasar <em><strong>Kong Hu-Cu</strong></em>. Berhubung jadi pegawal negeri itu merupakan jenjang tangga menuju kesejahteraan material dan keterangkatan status sosial, harap dimaklumi apabila di antara para peminat terjadi pertarungan sengit berebut tempat.</p>
<p>Akibat berikutnya, ber generasi-generasi pentolan-pentolan intelektual <em>Cina</em> dalam jumlah besar-besaran menekuni sampai mata berkunang-kunang khazanah tulisan-tulisan klasik <span style="text-decoration: underline;"><strong>Khong Hu-Cu.</strong></span> Dan, selama berabad-abad seluruh pegawai negeri Cina terdiri dari orang-orang pandangannya berpijak pada filosofi Kong Hu-Cu. Sistem ini (dengan hanya sedikit selingan) berlangsung hampir selama dua ribu tahun, mulai tahun 100 SM sampai 1900 M.</p>
<p>Tapi, <em><strong>Confucianisme</strong></em> bukanlah semata filsafat resmi pemerintahan Cina, tapi juga diterima dan dihayati oleh sebagian terbesar orang Cina, berpengaruh sampai ke dasar-dasar kalbu mereka, menjadi pandu arah berfikir selama jangka waktu lebih dari dua ribu tahun.<br />
Ada beberapa sebab mengapa Confucianisme punya pengaruh yang begitu dahsyat pada orang Cina. Pertama, kejujuran dan kepolosan Kong Hu-Cu tak perlu diragukan lagi. Kedua, dia seorang yang moderat dan praktis serta tak minta keliwat banyak hal-hal yang memang tak sanggup dilaksanakan orang. Jika Kong Hu-Cu kepingin seseorang jadi terhormat, orang itu tidak usah bersusah payah menjadi orang suci terlebih dahulu. Dalam hal ini, seperti dalam hal ajaran-ajarannya yang lain, dia mencerminkan dan sekaligus menterjemahkan watak praktis orang Cina. Segi inilah kemungkinan yang menjadi faktor terpokok kesuksesan ajaran-ajaran Kong Hu-Cu. Kong Hu-Cu tidaklah meminta keliwat banyak.</p>
<p>Misalnya dia tidak minta orang Cina menukar dasar-dasar kepercayaan lamanya. Malah kebalikannya, Kong Hu-Cu ikut menunjang dengan bahasa yang jelas bersih agar mereka tidak perlu beringsut. Tampaknya, tidak ada seorang filosof mana pun di dunia yang begitu dekat bersentuhan dalam hal pandangan-pandangan yang mendasar dengan penduduk seperti halnya Kong Hu-Cu.</p>
<p>Confucianisme yang menekankan rangkaian kewajiban-kewajiban yang ditujukan kepada pribadi-pribadi ketimbang menonjolkan hak-haknya -rasanya sukar dicerna dan kurang menarik bagi ukuran dunia Barat. Sebagai filosofi kenegaraan tampak luar biasa efektif. Diukur dari sudut kemampuan memelihara kerukunan dan kesejahteraan dalam negeri Cina dalam jangka waktu tak kurang dari dua ribu tahun, jelaslah dapat disejajarkan dengan bentuk-bentuk pemerintahan terbaik di dunia.</p>
<p>Gagasan filosofi <a href="http://bom2000.com/sejarah-kong-hu-cu.html"><strong>Kong Hu-Cu</strong></a> yang berakar dari kultur <strong>Cina</strong>, tidaklah berpengaruh banyak di luar wilayah Asia Timur. Di Korea dan Jepang memang kentara pengaruhnya dan ini disebabkan kedua negeri itu memang sangat dipengaruhi oleh kultur <strong>Cina</strong>.<br />
Saat ini Confucianisme berada dalam keadaan guram di <strong>Cina</strong>. Masalahnya, pemerintah Komunis berusaha sekuat tenaga agar kaitan alam pikiran penduduk dengan masa lampau terputus samasekali. Dengan gigih dan sistematik Confucianisme digempur habis sehingga besar kemungkinan suatu saat yang tidak begitu jauh Confucianisme lenyap dari bumi Cina. Tapi karena di masa lampau, akar tunggang Confilcianisme begitu dalam menghunjam di bumi Cina, bukan mustahil -entah seratus atau seratus lima puluh lahun yang akan datang &#8211; beberapa filosof <strong>Cina</strong> sanggup mengawinkan dua gagasan besar: Confucianisme dan ajaran ajaran <strong>Mao Tse-Tung.</strong></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>konghucu</li><li>hal menarik cerita rakyat</li><li>contoh cerita rakyat</li><li>cerita lama iban</li><li>hal menarik dari cerita rakyat</li><li>Hal yang menarik dari cerita rakyat</li><li>mula bukane rawa pening</li><li>hal hal menarik dalam cerita rakyat</li><li>kong hu cu</li><li>hal-hal menarik dalam cerita rakyat</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/sejarah-kong-hu-cu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita Bahasa Jawa Bathari Durga Panguwasa Kabeh Setan Priprayangan</title>
		<link>http://bom2000.com/cerita-bahasa-jawa-bathari-durga-panguwasa-kabeh-setan-priprayangan.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/cerita-bahasa-jawa-bathari-durga-panguwasa-kabeh-setan-priprayangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2011 06:12:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Bathara Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Bathari Durga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Dikarenakan banyak yang mencari Cerita dalam Bahasa Jawa, maka pada postingan kali ini ditayangkan Cerita dalam Bahasa Jawa yang berjudul Bathari Durga Panguwasa Kabeh Setan Pripryangan. Berikut Cerita Bahasa Jawa selengkapnya. Bathari Durga iku mula bukane duwe jeneng Dewi Pramuni kang sulistya ing rupa. Dewi Pramuni mendhem rasa tresna marang panguwasa tribuwana, yaiku Bathara Guru. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft size-full wp-image-288" style="border: 0pt none; margin: 4px;" title="bathari durga" src="http://bom2000.com/http://bom2000.com/wp-content/uploads/2011/08/bathari-durga.jpeg" alt="Bathari Durga" width="151" height="230" /></a>Dikarenakan banyak yang mencari <strong><a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">Cerita</a></strong> dalam <strong>Bahasa <a href="http://bom2000.com/tag/jawa" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jawa">Jawa</a>,</strong> maka pada postingan kali ini ditayangkan <strong>Cerita</strong> dalam <strong><a href="http://bom2000.com/tag/bahasa-jawa" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bahasa Jawa">Bahasa Jawa</a></strong> yang berjudul<strong> <a href="http://bom2000.com/tag/bathari-durga" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bathari Durga">Bathari Durga</a></strong> Panguwasa Kabeh Setan Pripryangan. Berikut <strong>Cerita Bahasa Jawa</strong> selengkapnya.</p>
<p><strong>Bathari Durga</strong> iku mula bukane duwe jeneng Dewi Pramuni kang sulistya ing rupa. Dewi Pramuni mendhem rasa tresna marang panguwasa tribuwana, yaiku <strong><a href="http://bom2000.com/tag/bathara-guru" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bathara Guru">Bathara Guru</a></strong>. Kanggo nggayuh ketemune rasa tresnane marang <strong>Bathara Guru</strong>, sawijining dina Dewi Pramuni tapa brata. Sawise nemoni maneka rupa pacoban lan godhan, wusanane katekan <strong>Bathara Guru</strong>, Dewi Umayi lan Bathara Kala.</p>
<p><span id="more-287"></span></p>
<p>Ing wawanrembug antarane <strong>Bathara Guru</strong> lan Dewi Pramuni, adhedhasar andharan ing Kitab Purwacarita, kaya kang kapethik ing buku Ensiklopedi Wayang Purwa, weton Balai Pustaka, <strong>Bathara Guru</strong> gelem nyembadani pepenginane Dewi Pramuni kang pengin dadi prameswarine. Ananging ora kabul sakabehe, amarga mung tata lair wae sing bisa dadi prameswarine <strong>Bathara Guru</strong>. Dene jiwane ora bisa dadi prameswarine panguwasa tribuwana iku.<br />
Amarga kasektene Bathara Guru, Dewi Umayi lan Dewi Pramuni banjur ijolan raga. Jiwane Dewi Umayi manjing ing ragane Dewi Pramuni, lan suwalike jiwane Dewi Pramuni manjing ing ragane Dewi Umayi kang arupa raseksi. Adhedhasar andharan ing buku Ensiklopedi Wayang Purwa, weton Balai Pustaka, Dewi Pramuni (jiwane Dewi Pramuni kang manjing ing ragane raseksi Dewi Umayi sabanjure antuk jejuluk <strong>Bathari Durga</strong> kang tegese kuciwa, ala, ora nyenengake. Lan sabanjure Dewi Durga dipacangake kalawan Bathara Kala.<br />
Lan wiwit wektu iku, <strong>Bathari Durga</strong> disembah dening para kang ngrasuk agama Durga. <strong>Bathari Durga</strong> katetepake dumunung ing kayangan Krendayana. Kayangan iku sabanjure kondhang sinebut pasetran Gandamayit/Ganda Umayi. Bathari Durga antuk jejibahan nguwasani para gandarwa, setan lan titah datan kasat mata liyane kang asipat durangkara. Ing jagad pewayangan, wandane Bathari Durga iku arupa Rangkung. Dene Dewi Umayi (jiwane Dewi Umayi kang manjing ing ragane Dewi Pramuni) iku watake sabar, rasa pangrasane alus sarta landhep, adil, wani mbelani bebener, tanggung jawab, bekti mring sisihane lan gemati marang anak turune. Ing lakon carangan Sudamala, Bathari Durga antuk ruwat lan bisa luwar saka wujud raseksine dening Sahadewa. Bathari Durga sabanjure palakrama kalawan Bathara Kala lan peputra Dewasrani. Ing jagad pedhalangan, Dewasrani iku putrane Bathari Durga lan Bathara Guru. Bathari Durga duwe hak paring bebana marang sapa wae kang nyembah dheweke.<br />
Ing lakon Sumbadra Larung, Bathari Durga paring pangestu marang pepenginane Burisrawa kanggo nresnani Dewi Sumbadra. Ing lakon Pancawala Lena, Bathari Durga mbiyantu Leksmana Mandrakumara, pangeran pati ing Astina, lan paring pangestu marang pepenginane Leksmana kang arep nglamar Dewi Pergiwati, putrane putri Arjuna. Dene ing lakon Wahyu Cakraningrat, Bathari Durga paring bebana marang Samba, putrane Sri Kresna, lan paring pangestu mring gegayuhane kanggo ngrebut Wahyu Cakraningrat. Sapa kang kasil ngrengkuh Wahyu Cakraningrat pinitaya bakal dadi <a href="http://bom2000.com/tag/raja" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja">raja</a> gung binathara.<br />
Ananging ing telung kedadeyan iku, kabeh ora ana kang bisa kasembadan pepenginane. Kabeh gegayuhane para satriya ing telu kedadeyan iku padha cabar. Iku amarga pepesthen tumrap sipat jiwane kang adoh saka sing dipengini. Bathari Durga dadi sesembahane para kang nganut agama Durga kang duwe aturan lan paugeran dhewe. Miturut Pustaka Raja Purwa kaya kang kapethik ing buku Ensiklopedi Wayang Purwa, weton Balai Pustaka, cacahe agama kang nyembah dewa karana Bathari Durga dadi ana wolu.</p>
<p>Kawolune yaiku agama Syiwa (nyembah Sanghyang Syiwa/Bathara Guru), agama Sambo (nyembah Sanghyang Sambo), agama Brahma (nyembah Sanghyang Brahma), agama Indra (nyembah Sanghyang Indra). Sabanjure, agama Bayu (nyembah Sanghyang Bayu), agama Wisnu (nyembah Sanghyang Wisnu), agama Kala (nyembah Sanghyang Kala) lan agama Durga (nyembah Sanghyang Bathari Durga)</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>cerita bocah basa jawa</li><li>bathari durga</li><li><a href="http://bom2000.com/tag/legenda" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Legenda">LEGENDA</a> ING BAHASA JAWA</li><li>cerita anak dengan bahasa jawa</li><li>cerito <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">candi</a> borobudur kanggo basa jawi</li><li>cerita anak-anak bahasa jawa</li><li>CERITA BHASA JAWA</li><li>bebana tegese</li><li>cerita anak bahasa jawa legenda gunung arjuna</li><li>crita anak bahasa jawa</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/cerita-bahasa-jawa-bathari-durga-panguwasa-kabeh-setan-priprayangan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah dan Silsilah Kerajaan Singasari</title>
		<link>http://bom2000.com/sejarah-dan-silsilah-kerajaan-singasari.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/sejarah-dan-silsilah-kerajaan-singasari.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Aug 2011 17:43:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajaan Singasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kertanegara]]></category>
		<category><![CDATA[Raja]]></category>
		<category><![CDATA[Raja. Ken Arok]]></category>
		<category><![CDATA[Silsilah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=282</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Kerajaan Singasari berawal dari daerah Tumapel, yang dikuasai oleh seorang akuwu (bupati). Letaknya di daerah pegunungan yang subur di wilayah Malang, dengan pelabuhannya bernama Pasuruan. Ken Arok (1222–1227) Pendiri Kerajaan Singasari ialah Ken Arok yang menjadi Raja Singasari dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabumi. Munculnya Ken Arok sebagai raja pertama Singasari menandai munculnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft size-medium wp-image-283" style="border: 0pt none; margin: 4px;" title="sejarah-dan-silsilah-kerajaan-singasari" src="http://bom2000.com/http://bom2000.com/wp-content/uploads/2011/08/Candi_singosari-300x225.jpg" alt="Sejarah Dan Silsilah Kerajaan Singasari" width="300" height="225" /></a><a href="http://bom2000.com/tag/sejarah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sejarah">Sejarah</a> <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan">Kerajaan</a> Singasari</strong> berawal dari daerah Tumapel, yang dikuasai oleh seorang akuwu (bupati). Letaknya di daerah pegunungan yang subur di wilayah <strong>Malang</strong>, dengan pelabuhannya bernama Pasuruan.</p>
<h2><strong>Ken Arok (1222–1227)</strong></h2>
<p>Pendiri Kerajaan <strong>Singasari</strong> ialah <strong>Ken Arok</strong> yang menjadi <strong><a href="http://bom2000.com/tag/raja" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja">Raja</a> Singasari</strong> dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabumi. Munculnya <strong>Ken Arok</strong> sebagai raja pertama <strong>Singasari</strong> menandai munculnya suatu dinasti baru, yakni Dinasti Rajasa (Rajasawangsa) atau Girindra (Girindrawangsa).<br />
<strong>Ken Arok</strong> hanya memerintah selama lima tahun (1222–1227). Pada tahun 1227 <strong>Ken Arok</strong> dibunuh oleh seorang suruhan Anusapati (anak tiri Ken Arok). Ken Arok dimakamkan di Kegenengan dalam bangunan Siwa–Buddha.</p>
<p><span id="more-282"></span></p>
<h2>Anusapati (1227–1248)</h2>
<p>Dengan meninggalnya <strong>Ken Arok</strong> maka takhta <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan-singasari" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan Singasari">Kerajaan Singasari</a> jatuh ke tangan Anusapati. Dalam jangka waktu pemerintahaannya yang lama, Anusapati tidak banyak melakukan pembaharuan-pembaharuan karena larut dengan kesenangannya menyabung ayam.<br />
Peristiwa kematian <strong>Ken Arok</strong> akhirnya terbongkar dan sampai juga ke Tohjoyo (putra <strong>Ken Arok</strong> dengan Ken Umang). Tohjoyo mengetahui bahwa Anusapati gemar menyabung ayam sehingga diundangnya Anusapati ke Gedong Jiwa ( tempat kediamanan Tohjoyo) untuk mengadakan pesta sabung ayam. Pada saat Anusapati asyik menyaksikan aduan ayamnya, secara tiba-tiba Tohjoyo menyabut keris buatan Empu Gandring yang dibawanya dan langsung menusuk Anusapati. Dengan demikian, meninggallah Anusapati yang didharmakan di <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">Candi</a> Kidal.<br />
Tohjoyo (1248)</p>
<p>Dengan meninggalnya Anusapati maka takhta <strong>Kerajaan Singasari</strong> dipegang oleh Tohjoyo. Namun, Tohjoyo memerintah Kerajaan Singasari tidak lama sebab anak Anusapati yang bernama Ranggawuni berusaha membalas kematian ayahnya. Dengan bantuan Mahesa Cempaka dan para pengikutnya, Ranggawuni berhasil menggulingkan Tohjoyo dan kemudian menduduki singgasana.<br />
Ranggawuni (1248–1268)</p>
<p>Ranggawuni naik takhta Kerajaan Singasari pada tahun 1248 dengan gelar Sri Jaya Wisnuwardana oleh Mahesa Cempaka (anak dari Mahesa Wongateleng) yang diberi kedudukan sebagai ratu angabhaya dengan gelar Narasinghamurti. Ppemerintahan Ranggawuni membawa ketenteraman dan kesejahteran rakyat Singasari.<br />
Pada tahun 1254, Wisnuwardana mengangkat putranya yang bernama <a href="http://bom2000.com/tag/kertanegara" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kertanegara">Kertanegara</a> sebagai yuwaraja (raja muda) dengan maksud mempersiapkannya menjadi raja besar di Kerajaan Singasari. Pada tahun 1268 Wisnuwardanameninggal dunia dan didharmakan di Jajaghu atau Candi Jago sebagai Buddha Amogapasa dan di Candi Waleri sebagai Siwa.</p>
<h2><strong>Kertanegara (1268–-1292)</strong></h2>
<p>Kertanegara adalah Raja Singasari terakhir dan terbesar karena mempunyai cita-cita untuk menyatukan seluruh Nusantara. Ia naik takhta pada tahun 1268 dengan gelar Sri Maharajadiraja Sri Kertanegara. Dalam pemerintahannya, ia dibantu oleh tiga orang mahamentri, yaitu mahamentri i hino, mahamentri i halu, dan mahamenteri i sirikan. Untuk dapat mewujudkan gagasan penyatuan Nusantara, ia mengganti pejabat-pejabat yang kolot dengan yang baru, seperti Patih Raganata digantikan oleh Patih Aragani. Banyak Wide dijadikan Bupati di Sumenep (Madura) dengan gelar Aria Wiaraja.<br />
Setelah <a href="http://bom2000.com/tag/jawa" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jawa">Jawa</a> dapat diselesaikan, kemudian perhatian ditujukan ke daerah lain. Kertanegara mengirimkan utusan ke Melayu yang dikenal dengan nama Ekspedisi Pamalayu 1275 yang berhasil menguasai Kerajaan Melayu. Hal ini ditandai dengan pengirimkan Arca Amogapasa ke Dharmasraya atas perintah Raja Kertanegara. Selain menguasai Melayu, Singasari juga menaklukan Pahang, Sunda, Bali, Bakulapura (Kalimantan Barat), dan Gurun (<a href="http://bom2000.com/tag/maluku" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Maluku">Maluku</a>). Kertanegara juga menjalin hubungan persahabatan dengan raja Champa,dengan tujuan untuk menahan perluasaan kekuasaan Kubilai Khan dari Dinasti Mongol.</p>
<p>Kubilai Khan menuntut raja-raja di daerah selatan termasuk Indonesia mengakuinya sebagai yang dipertuan. Kertanegara menolak dengan melukai nuka utusannya yang bernama Mengki. Tidakan Kertanegara ini membuat Kubilai Khan marah besar dan bermaksud menghukumnya dengan mengirimkan pasukannya ke Jawa.</p>
<p>Mengetahui sebagian besar pasukan Singasari dikirim untuk menghadapi serangan Mongol maka Jayakatwang (Kediri) menggunakan kesempatan untuk menyerangnya. Serangan dilancarakan dari dua arah, yakni dari arah utara merupakan pasukan pancingan dan dari arah selatan merupakan pasukan inti.</p>
<p>Pasukan Kediri dari arah selatan dipimpin langsung oleh Jayakatwang dan berhasil masuk istana dan menemukan Kertanagera berpesta pora dengan para pembesar istana. Kertanaga beserta pembesar-pembesar istana tewas dalam serangan tersebut.</p>
<p>Ardharaja berbalik memihak kepada ayahnya (Jayakatwang), sedangkan Raden Wijaya berhasil menyelamatkan diri dan menuju Madura dengan maksud minta perlindungan dan bantuan kepada Aria Wiraraja. Atas bantuan Aria Wiraraja, Raden Wijaya mendapat pengampunan dan mengabdi kepada Jayakatwang. Raden Wijaya diberi sebidang tanah yang bernama Tanah Tarik oleh Jayakatwang untuk ditempati.</p>
<p>Dengan gugurnya Kertanegara maka Kerajaan Singasari dikuasai oleh Jayakatwang. Ini berarti berakhirnya kekuasan Kerajaan Singasari. Sesuai dengan agama yang dianutnya, Kertanegara kemudian didharmakan sebagai Siwa––Buddha (Bairawa) di Candi Singasari. Arca perwujudannya dikenal dengan nama Joko Dolog yang sekarang berada di Taman Simpang, Surabaya.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://bom2000.com/tag/silsilah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Silsilah">silsilah</a> dinasti girindrawangsa</li><li>silsilah dinasti rajasa</li><li>silsilah kediri</li><li>silsilah girindrawangsa</li><li>dinasti girindrawangsa</li><li>nama-nama raja sunda</li><li>silsilah raja sumenep</li><li>raja kerajaan singosari</li><li>silsilah raja madura</li><li>makalah sejarah kerajaan kediri</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/sejarah-dan-silsilah-kerajaan-singasari.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore</title>
		<link>http://bom2000.com/sejarah-kerajaan-ternate-dan-tidore.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/sejarah-kerajaan-ternate-dan-tidore.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 03:06:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Halmahera]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajaan]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Ternate]]></category>
		<category><![CDATA[Tidore]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah masuknya Islam ke Maluku erat kaitannya dengan kegiatan perdagangan. Pada abad ke-15, para pedagang dan ulama dari Malaka dan Jawa menyebarkan Islam ke sana. Dari sini muncul empat kerajaan Islam di Maluku yang disebut Maluku Kie Raha (Maluku Empat Raja) yaitu Kesultanan Ternate yang dipimpin Sultan Zainal Abidin (1486-1500), Kesultanan Tidore yang dipimpin oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft size-medium wp-image-258" style="border: 0pt none; margin: 4px;" title="kerajaan-Tidore" src="http://bom2000.com/http://bom2000.com/wp-content/uploads/2011/08/kerajaan-Tidore-300x238.gif" alt="Masjid Peninggalan Kerajaan Tidore" width="300" height="238" /></a><strong><a href="http://bom2000.com/tag/sejarah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sejarah">Sejarah</a></strong> masuknya <strong><a href="http://bom2000.com/tag/islam" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Islam">Islam</a></strong> ke <strong><a href="http://bom2000.com/tag/maluku" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Maluku">Maluku</a></strong> erat kaitannya dengan kegiatan perdagangan. Pada abad ke-15, para pedagang dan ulama dari Malaka dan <strong><a href="http://bom2000.com/tag/jawa" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jawa">Jawa</a></strong> menyebarkan Islam ke sana. Dari sini muncul empat <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan">kerajaan</a> <strong>Islam</strong> di Maluku yang disebut Maluku Kie Raha (Maluku Empat <a href="http://bom2000.com/tag/raja" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja">Raja</a>) yaitu Kesultanan <strong><a href="http://bom2000.com/tag/ternate" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Ternate">Ternate</a></strong> yang dipimpin Sultan Zainal Abidin (1486-1500), Kesultanan <strong><a href="http://bom2000.com/tag/tidore" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Tidore">Tidore</a></strong> yang dipimpin oleh Sultan Mansur, Kesultanan Jailolo yang dipimpin oleh Sultan Sarajati, dan Kesultanan Bacan yang dipimpin oleh Sultan Kaicil Buko.</p>
<p>Pada masa kesultanan itu berkuasa, masyarakat <strong><a href="http://bom2000.com/tag/muslim" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Muslim">muslim</a></strong> di Maluku sudah menyebar sampai ke Banda, Hitu, Haruku, Makyan, dan <strong><a href="http://bom2000.com/tag/halmahera" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Halmahera">Halmahera</a></strong>. <span id="more-257"></span><br />
Kerajaan Ternate dan Tidore yang terletak di sebelah Pulau Halmahera (Maluku Utara) adalah dua kerajaan yang memiliki peran yang menonjol dalam menghadapi kekuatan-kekuatan asing yang mencoba menguasai Maluku. Dalam perkembangan selanjutnya, kedua kerajaan ini bersaing memperebutkan hegemoni politik di kawasan Maluku. Kerajaan Ternate dan Tidore merupakan daerah penghasil rempah-rempah, seperti pala dan cengkeh, sehingga daerah ini menjadi pusat perdagangan rempah-rempah.</p>
<p>Wilayah Maluku bagian timur dan pantai-pantai Irian (Papua), dikuasai oleh Kesultanan Tidore, sedangkan sebagian besar wilayah Maluku, Gorontalo, dan Banggai di Sulawesi, dan sampai ke Flores dan Mindanao, dikuasai oleh Kesultanan Ternate. Kerajaan Ternate mencapai puncak kejayaannya pada masa Sultan Baabullah, sedangkan Kerajaan Tidore mencapai puncak kejayaannya pada masa Sultan Nuku.</p>
<p>Persaingan di antara kerajaan Ternate dan Tidore adalah dalam perdagangan. Dari persaingan ini menimbulkan dua persekutuan dagang, masing-masing menjadi pemimpin dalam persekutuan tersebut, yaitu:<br />
a. Uli-Lima (persekutuan lima bersaudara) dipimpin oleh Ternate meliputi Bacan, Seram, Obi, dan Ambon. Pada masa Sultan Baabulah, Kerajaan Ternate mencapai aman keemasan dan disebutkan daerah kekuasaannya meluas ke Filipina.<br />
b. Uli-Siwa (persekutuan sembilan bersaudara) dipimpin oleh Tidore meliputi Halmahera, Jailalo sampai ke Papua. Kerajaan Tidore mencapai jaman keemasan di bawah pemerintahan Sultan Nuku. Kerajaan-kerajaan Islam lainnya yang berkembang adalah Kesultanan Palembang yang didirikan oleh Ki Gedeng Suro, Kerajaan Bima di daerah bagian timur Sumbawa, dengan rajanya La Ka’i, Siak Sri Indrapura yang didirikan oleh Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah, dan masih banyak lagi Kerajaan Islam kecil lainnya di Indonesia.</p>
<p>Perjanjian Thordessilas merupakan suatu dekrit yang menetapkan pada peta sebuah garis maya perbatasan dunia yang disebut Garis Thordessilas yang membentang dari Kutub Utara ke Kutub Selatan melalui Kepulauan Verdi di sebelah Barat benua Afrika. Wilayah di sebelah Barat Garis Thordessilas ditetapkan sebagai wilayah Spanyol dan di sebelah Timur sebagai wilayah Portugis.</p>
<p>Sedangkan Perjanjian Saragosa juga menetapkan sebuah garis maya baru sebagai garis batas antara kekuasaan Spanyol dengan kekuasaan Portugis yang disebut dengan Garis Saragosa. Di mana garis tersebut membagi dunia menjadi 2 bagian yaitu Utara dan Selatan. Bagian Utara garis Saragosa merupakan kekuasaan Spanyol dan bagian Selatannya adalah wilayah kekuasaan Portugis. Dari penjelasan tersebut apakah Anda sudah paham? Kalau sudah paham simaklah uraian materi selanjutnya.</p>
<p>Dengan adanya perjanjian Saragosa tersebut, maka sebagai hasilnya Portugis tetap berkuasa di Maluku sedangkan Spanyol harus meninggalkan Maluku dan memusatkan perhatiannya di Philipina. Sebagai akibat dari perjanjian Saragosa, maka Portugis semakin leluasa dan menunjukkan keserakahannya untuk menguasai dan memonopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku. Tindakan sewenang-wenang Portugis menimbulkan kebencian di kalangan rakyat Ternate, bahkan bersama-sama rakyat Tidore dan rakyat di pulau-pulau lainnya bersatu untuk melawan Portugis. Perlawanan terhadap Portugis pertama kali dipimpin oleh Sultan Hairun dari Ternate, sehingga perang berkobar dan benteng pertahanan Portugis dapat dikepung. Dalam keadaan terjepit tersebut, Portugis menawarkan perundingan. Akan tetapi perundingan tersebut merupakan siasat Portugis untuk membunuh Sultan Hairun tahun 1570.</p>
<p>Dengan kematian Sultan Hairun, maka rakyat Maluku semakin membenci Portugis, dan kembali melakukan penyerangan terhadap Portugis yang dipimpin oleh Sultan Baabullah pada tahun 1575. Perlawanan ini lebih hebat dari sebelumnya sehingga pasukan Sultan Baabullah dapat menguasai benteng Portugis. Keberhasilan Sultan Baabullah merebut benteng Sao Paolo mengakibatkan Portugis menyerah dan meninggalkan Maluku. Dengan demikian Sultan Baabullah dapat menguasai sepenuhnya Maluku dan pada masa pemerintahannya tahun 1570 – 1583 kerajaan Ternate mencapai kejayaannya karena daerah kekuasaannya meluas terbentang antara Sulawesi sampai Irian dan Mindanau sampai Bima, sehingga Sultan Baabullah mendapat julukan <strong>‘Tuan dari 72 Pulau</strong>’. Demikianlah uraian materi tentang kehidupan politik kerajaan Ternate dan Tidore. Untuk selanjutnya Anda dapat menyimak uraian materi tentang kehidupan ekonomi berikut ini.</p>
<p><strong><br />
Kehidupan Ekonomi</strong><br />
Kerajaan Ternate dan Tidore berkembang sebagai kerajaan Maritim. Dan hal ini juga didukung oleh keadaan kepulauan Maluku yang memiliki arti penting sebagai penghasil utama komoditi perdagangan rempah-rempah yang sangat terkenal pada masa itu. Dengan andalan rempah-rempah tersebut maka banyak para pedagang baik dari dalam maupun luar Nusantara yang datang langsung untuk membeli rempah-rempah tersebut, kemudian diperdagangkan di tempat lain.</p>
<p>Dengan kondisi tersebut, maka perdagangan di Maluku semakin ramai dan hal ini tentunya mendatangkan kemakmuran bagi rakyat Maluku. Adanya monopoli dagang Portugis maka perdagangan menjadi tidak lancar dan menimbulkan kesengsaraan rakyat di Maluku.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>peninggalan kerajaan tidore</li><li>kerajaan islam di pulau sulawesi</li><li>kerajaan ternate dan tidore islam</li><li>peninggalan kerajaan ternate tidore</li><li>kerajaan tidore</li><li>peninggalan kerajaan ternate dan tidore</li><li>perjanjian thordessilas</li><li>perlawanan rakyat maluku terhadap portugis</li><li>sultan hairun</li><li>kerajaan ternate &amp; tidore islam</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/sejarah-kerajaan-ternate-dan-tidore.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

