Blog Archives

Cerita Suri Ikun dan Dua Burung

Ikun SuriDi pulau , dahulu kala hiduplah seorang petani dengan isteri dan empat belas anaknya. Tujuh orang anaknya laki-laki dan tujuh orang perempuan. Walaupun mereka memiliki kebun yang besar, hasil kebun tersebut tidak mencukupi kebutuhan keluarga tersebut.

Sebabnya adalah tanaman yang ada sering dirusak oleh seekor babi hutan. Petani tersebut menugaskan pada anak laki-lakinya untuk bergiliran menjaga kebun mereka dari babi hutan. Kecuali , keenam saudara laki-lakinya adalah penakut dan dengki. Begita mendengar dengusan babi hutan, maka mereka akan lari meninggalkan kebunnya.

more…

Sejarah Pencak Silat

Pencak Silat   merupakan salah satu bagian Kebudayaan Bangsa yang berkembang seiring sejarah kemasyarakatan . Dalam perkembangannya, Pencak Silat dipengaruhi oleh beraneka raga situasi geografis dan etnologis  serta situasi dan kondisi pada masyarakat.

Pencak Silat merupakan Bela diri yang secara luas dikenal di berbagai negara di kawasan Asia seperti Indonesia, , Brunei dan Singapura, dan memiliki beraga, variasi di berbagai negara sesuai dengan peta penyebaran suku , seperti di Filipina Selatan dan Thailand Selatan
more…

Sejarah Kota Malang

Lambang Kota Malang kota Malang diawali oleh seorang raja yang bijaksana dan amat sakti, Dewasimha namanya. Ia menjaga istananya yang berkilauan serta dikuduskan oleh api suci Sang Putikewara (Ciwa). Berbahagialah sang Raja Dewasimha karena dewa-dewa telah menganugerahkan dalam hidupnya seorang putera sebagai pewaris mahkotanya. Putra yang kemudian menjadi pelindung kerajaan itu bernama Liswa atau juga dikenal sebagai Gajayana. Adalah Gajayana seorang raja yang begitu dicintai rakyatnya, berbudi luhur dan berbuat baik untuk kaum pendeta serta penuh baktu sesungguh-sungguhnya kepada Resi Agastya.

more…

Sejarah Majalah Bobo

Majalah Bobo pertama dimulai dari rubrik di Harian , Tanggal 14 April 1973, merupakan hari Terbit untuk pertama kalinya. Sang pendiri , Bapak PK Ojong bersama Bapak Jakob Utama, halaman mulai dikembangkan menjadi majalah . Para pengasuh halaman anaka-anak Kompas, bekerja sama dengan Majalah Bobo kemudian membuat Majalah Bobo .

Terbit pertama kali Majalah Bobo menggunakan kertas koran dan terdiri dari 16 halaman. Pada masa itu majalah anak-anak belum berwarna hanya Majalah Bobo yang menjadi majalah anak-anak pertama yang berwarna di Indonesia.

more…