Blog Archives

Legenda Kanjeng Ratu Kidul

Kanjeng Ratu KidulSiapakah sesungguhnya itu? Benarkah ada dalam kesungguhannya, ataukah hanya dikenal dalam dan saja?

Pertanyaan ini pantas timbul, karena Kanjeng Ratu Kidul termasuk makhluk halus. Hidupnya di alam limunan (gaib), dansukar untuk dibuktikan dengan nyata. Pada umumnya oarang mengenalnya hanya dari tutur kata dan dari semua atau kata orang ini, orang itu, bila dikumpulkan akan menjadi seperti berikut:

Menurut cerita umum, Kanjeng Ratu Kidul pada mudanya bernama Dewi Retna Suwida, seorang putri dari , anak Prabu Mundhingsari, dari istrinya yang bernama Dewi Sarwedi, cucu Sang Hyang Saranadi, cicit Raja siluman di Sigaluh.
more…

Sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore

Masjid Peninggalan Kerajaan Tidore masuknya ke erat kaitannya dengan kegiatan perdagangan. Pada abad ke-15, para pedagang dan ulama dari Malaka dan menyebarkan Islam ke sana. Dari sini muncul empat Islam di Maluku yang disebut Maluku Kie Raha (Maluku Empat Raja) yaitu Kesultanan yang dipimpin Sultan Zainal Abidin (1486-1500), Kesultanan yang dipimpin oleh Sultan Mansur, Kesultanan Jailolo yang dipimpin oleh Sultan Sarajati, dan Kesultanan Bacan yang dipimpin oleh Sultan Kaicil Buko.

Pada masa kesultanan itu berkuasa, masyarakat di Maluku sudah menyebar sampai ke Banda, Hitu, Haruku, Makyan, dan . more…

Sejarah Kerajaan Pajajaran

Prasasti Kerajaan Pajajaran

Sebagian orang menyebutnya sebagai Kerajaan Pakuan. Sebagian lagi menyebutnya sebagai Pajajaran. Tetapi sesungguhnya Pajajaran menunjuk pada dua hal:

Pertama, sebagai nama pusat pemerintahan raja-raja .
Kedua, nama itu menunjuk pada awal pemerintahan baru di mana dua kerajaan bersaudara yang sudah ada sejak lama, (Kerajaan Sunda dan Kerajaan ) kembali disatukan di bawah kekuasaan satu raja.
Kerajaan Sunda dan Galuh itu pada tahun 1482 berada di bawah pemerintahan Sri Baduga Maharaha.

Munculnya istilah “Pakuan Pajajaran”
atau tempat tinggal raja yang berada di sekitar kota Bogor disebut sebagai “pakuwuan” atau “pakuan”. Menurut , di pusat pemerintahan itu berdiri beberapa bangunan yang letaknya pajajar (sederetan, sejajar). Diperkirakan ada lima bangunan yang masing-masing bernama: Bima, Punta, Narayana, Madura dan Suradipati. Suradipati adalah nama induk.

more…

Sejarah Demak Bintoro dan para Wali

Masjid Agung DemakLetaknya di jalur Pantai Utara Tengah membuat masjid ini selalu ramai dikunjungi orang. Ada yang mampir untuk sekadar melihat tempat bersejarah, ada yang sekadar mampir untuk salat, ada pula yang sengaja datang untuk menziarahi . Di musim mudik Lebaran, masjid ini menjadi tempat yang nyaman untuk melepas lelah setelah menempuh perjalanan panjang.

Bangunan atas masjid ini berupa atap limas piramida susun tiga (gunungan atau meru) sebagai pengejawantahan akidah Islamiyah yang bersumber pada iman, , dan ihsan. Menurut Abdul Fattah, Ketua I Takmir Masjid Agung Demak, bangunan puncak biasanya disebut mustaka, yang menggambarkan bahwa kekuasaan tertinggi secara mutlak hanyalah Allah SWT.
more…