<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kumpulan Berita dan Artikel Menarik &#187; Abang</title>
	<atom:link href="http://bom2000.com/tag/abang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bom2000.com</link>
	<description>Kumpulan Berita dan Artikel Menarik, Hot New, Update, Politic, Sosial, Art, Komputer</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Jun 2010 20:19:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Asal Usul Danau Maninjau</title>
		<link>http://bom2000.com/asal-usul-danau-maninjau.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/asal-usul-danau-maninjau.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 15:22:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Abang]]></category>
		<category><![CDATA[Asal-usul]]></category>
		<category><![CDATA[Bujang]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[Datuk]]></category>
		<category><![CDATA[Galapuang]]></category>
		<category><![CDATA[Giran]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Berapi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Kawah]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/asal-usul-danau-maninjau.html</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.bom2000.com/forex"><img src="http://i46.tinypic.com/2cfa7g1.jpg" alt="Danau Maninjau" hspace="4" vspace="0 border="0" align="left"/></a><a href="http://bom2000.com/tag/danau-maninjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Danau Maninjau">Danau Maninjau</a> adalah sebuah danau vulkanik yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi <a href="http://bom2000.com/tag/sumatra-barat" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sumatra Barat">Sumatra Barat</a>, <a href="http://bom2000.com/tag/indonesia" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Indonesia">Indonesia</a>. Danau dengan luas sekitar 99,5 km2 dengan kedalaman mencapai 495 meter ini merupakan danau terluas kesebelas di <a href="http://bom2000.com/tag/indonesia" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Indonesia">Indonesia</a>, dan terluas kedua di <a href="http://bom2000.com/tag/sumatra-barat" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sumatra Barat">Sumatra Barat</a>. Menurut <a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">cerita</a>, <a href="http://bom2000.com/tag/danau-maninjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Danau Maninjau">Danau Maninjau</a> pada awalnya merupakan <a href="http://bom2000.com/tag/gunung-berapi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Gunung Berapi">gunung berapi</a> yang di puncaknya terdapat sebuah <a href="http://bom2000.com/tag/kawah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kawah">kawah</a> yang luas. Oleh karena ulah manusia, <a href="http://bom2000.com/tag/gunung-berapi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Gunung Berapi">gunung berapi</a> itu meletus dan membentuk sebuah danau yang luas. Apa gerangan yang menyebabkan <a href="http://bom2000.com/tag/gunung-berapi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Gunung Berapi">gunung berapi</a> itu meletus dan berubah menjadi danau? Kisahnya dapat Anda ikuti dalam <a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">cerita</a> Asal Usul <a href="http://bom2000.com/tag/danau-maninjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Danau Maninjau">Danau Maninjau</a> berikut ini!<br />
<span id="more-96"></span><br />
Alkisah, di sebuah daerah di <a href="http://bom2000.com/tag/sumatra-barat" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sumatra Barat">Sumatra Barat</a> ada sebuah <a href="http://bom2000.com/tag/gunung-berapi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Gunung Berapi">gunung berapi</a> yang amat tinggi bernama Gunung <a href="http://bom2000.com/tag/tinjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Tinjau">Tinjau</a>. Di puncaknya terdapat sebuah <a href="http://bom2000.com/tag/kawah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kawah">kawah</a> yang luas, dan di kakinya terdapat beberapa perkampungan. Penduduknya hidup makmur dan sejahtera, karena mereka sangat rajin bertani. Di samping itu, tanah yang ada di sekitar Gunung <a href="http://bom2000.com/tag/tinjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Tinjau">Tinjau</a> amat subur, karena sering mendapat pupuk alami berupa abu gunung.</p>
<p>Di salah satu perkampungan di kaki Gunung <a href="http://bom2000.com/tag/tinjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Tinjau">Tinjau</a> itu tinggal sepuluh orang bersaudara yang terdiri dari sembilan lelaki dan seorang perempuan. Penduduk sekitar biasa memanggil mereka <a href="http://bom2000.com/tag/bujang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bujang">Bujang</a> Sembilan. Kesepuluh orang bersaudara tersebut adalah Kukuban, Kudun, Bayua, Malintang, <a href="http://bom2000.com/tag/galapuang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Galapuang">Galapuang</a>, Balok, Batang, Bayang, dan lelaki termuda bernama Kaciak. Sementara adik mereka yang paling bungsu adalah seorang perempuan bernama Siti Rasani, akrab dipanggil Sani. Kedua orangtua mereka sudah lama meninggal, sehingga Kukuban sebagai anak sulung menjadi kepala rumah tangga. Semua keputusan ada di tangannya.</p>
<p>Kesepuluh bersaudara tersebut tinggal di sebuah rumah peninggalan kedua orangtua mereka. Untuk memenuhi kebutuhannya, mereka menggarap lahan pertanian yang cukup luas warisan kedua orangtua mereka. Mereka sangat terampil bertani, karena mereka rajin membantu ayah dan ibunya ketika keduanya masih hidup. Di samping itu, mereka juga dibimbing oleh paman mereka yang bernama <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang, yang akrab mereka panggil Engku.</p>
<p><a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang adalah seorang mamak di <a href="http://bom2000.com/tag/kampung" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kampung">kampung</a> itu dan mempunyai seorang putra yang bernama <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>. Sebagai mamak, <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang memiliki tanggungjawab besar untuk mendidik dan memerhatikan kehidupan warganya, termasuk kesepuluh orang kemenakannya tersebut. Untuk itu, setiap dua hari sekali, ia berkunjung ke rumah Kukuban bersaudara untuk mengajari mereka keterampilan bertani dan berbagai tata cara adat daerah itu. Tak jarang pula <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang mengajak istri dan putranya ikut serta bersamanya.</p>
<p>Pada suatu hari, ketika <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang bersama istri dan <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> berkunjung ke rumah <a href="http://bom2000.com/tag/bujang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bujang">Bujang</a> Sembilan, secara tidak sengaja Sani saling berpandangan dengan <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>. Rupanya, kedua pemuda dan gadis itu sama-sama menaruh hati. <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> pun mengajak Sani untuk bertemu di sebuah ladang di pinggir sungai. Dengan hati berdebar, <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> pun mengungkapkan perasaannya kepada Sani.</p>
<p>“Sudah lama merendam selasih<br />
Barulah kini mau mengembang<br />
Sudah lama kupendam kasih<br />
Barulah kini bertemu pandang”</p>
<p>“Telah lama orang menekat<br />
Membuat baju kebaya lebar<br />
Sudah lama <a href="http://bom2000.com/tag/abang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Abang">abang</a> terpikat<br />
Hendak bertemu dada berdebar”</p>
<p>“Rupa elok perangaipun cantik<br />
Hidupnya suka berbuat baik<br />
Orang memuji hilir dan mudik<br />
Siapa melihat hati tertarik”</p>
<p>“Dik, Sani! Wajahmu cantik nan elok, perangai baik nan berhati lembut. Maukah engkau menjadi kekasih <a href="http://bom2000.com/tag/abang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Abang">Abang</a>?” tanya <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>.</p>
<p>Pertanyaan itu membuat jantung Sani berdetak kencang. Dalam hatinya, ia juga suka kepada <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>. Maka ia pun membalasnya dengan untaian pantun.</p>
<p>“Buah nangka dari seberang<br />
Sedap sekali dibuat sayur<br />
Sudah lama ku nanti <a href="http://bom2000.com/tag/abang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Abang">abang</a><br />
Barulah kini dapat menegur”</p>
<p>“Jika roboh kota Melaka<br />
Papan di Jawa saya tegakkan<br />
Jika sungguh Kanda berkata<br />
Badan dan nyawa saya serahkan”</p>
<p>Alangkah senang hati <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> mendengar jawaban dari Sani. Ia benar-benar merasa bahagia karena cintahnya bersambut.</p>
<p>Maka sejak itu, <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dan Sani menjalin hubungan kasih. Pada mulanya, keduanya berniat untuk menyembunyikan hubungan mereka. Namun karena khawatir akan menimbulkan fitnah, akhirnya keduanya pun berterus terang kepada keluarga mereka masing-masing. Mengetahui hal itu, keluarga <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dan Sani pun merasa senang dan bahagia, karena hal tersebut dapat mempererat hubungan kekeluargaan mereka. Sejak menjalin hubungan dengan Sani, <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> seringkali berkunjung ke rumah <a href="http://bom2000.com/tag/bujang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bujang">Bujang</a> Sembilan. Bahkan, ia sering membantu <a href="http://bom2000.com/tag/bujang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bujang">Bujang</a> Sembilan bekerja di sawah.</p>
<p>Ketika musim panen tiba, semua penduduk <a href="http://bom2000.com/tag/kampung" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kampung">kampung</a> memperoleh hasil yang melimpah. Untuk merayakan keberhasilan tersebut, para pemuka adat dan seluruh penduduk bersepakat untuk mengadakan gelanggang perhelatan, yaitu adu ketangkasan bermain silat. Para pemuda <a href="http://bom2000.com/tag/kampung" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kampung">kampung</a> menyambut gembira acara tersebut. Dengan semangat berapi-api, mereka segera mendaftarkan diri kepada panitia acara. Tidak ketinggalan pula Kukuban dan <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> turut ambil bagian dalam acara tersebut.</p>
<p>Pada hari yang telah ditentukan, seluruh peserta berkumpul di sebuah tanah lapang. Sorak sorai penonton pun terdengar mendukung jagoannya masing-masing. Beberapa saat kemudian, panitia segera memukul gong pertanda acara dimulai. Rupanya, Kukuban mendapat giliran pertama tampil bersama seorang lawannya dari dusun tetangga. Tampak keduanya saling berhadap-hadapan di tengah arena untuk saling adu ketangkasan. Siapa pun yang menang dalam pertarungan itu, maka dia akan melawan peserta berikutnya. Ternyata, Kukuban berhasil mengalahkan lawannya. Setelah itu, peserta berikutnya satu per satu masuk ke arena gelanggang perhelatan untuk melawan Kukuban, namun belum seorang pun yang mampu mengalahkannya. Masih tersisa satu peserta lagi yang belum maju, yakni si <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>. Kini, Kukuban menghadapi lawan yang seimbang.</p>
<p>“Hai, <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>! Majulah kalau berani!” tantang Kukuban.</p>
<p>“Baiklah, Bang! Bersiap-siaplah menerima seranganku!” jawab <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dan langsung menyerang Kukuban.</p>
<p>Maka terjadilah pertarungan sengit antara <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dan Kukuban. Mulanya, <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> melakukan serangan secara bertubi-tubi ke arah Kububan, namun semua serangannya mampu dielakkan oleh Kukubun. Beberapa saat kemudian, keadaan jadi terbalik. Kukuban yang balik menyerang. Ia terus menyerang <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dengan jurus-jurus andalannya secara bertubi-tubi. <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> pun terdesak dan kesulitan menghindari serangannya. Pada saat yang tepat, Kukuban melayangkan sebuah tendangan keras kaki kirinya ke arah <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>. <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> yang tidak mampu lagi menghindar, terpaksa menangkisnya dengan kedua tangannya.</p>
<p>“Aduh, sakit…! Kakiku patah!” pekik Kukuban dan langsung berguling di tanah sambil menjerit kesakitan.</p>
<p>Rupanya, tangkisan <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> itu membuat kaki kirinya patah. Ia pun tidak mampu lagi melanjutkan pertandingan dan dinyatakan kalah dalam gelanggang tersebut. Sejak itu, Kukuban merasa kesal dan dendam terhadap <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> karena merasa telah dipermalukan di depan umum. Namun, dendam tersebut dipendamnya dalam hati.</p>
<p>Beberapa bulan kemudian, dendam Kukuban yang dipendam dalam hati itu akhirnya terungkap juga. Hal itu bermula ketika suatu malam, yakni ketika cahaya purnama menerangi perkampungan sekitar Gunung <a href="http://bom2000.com/tag/tinjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Tinjau">Tinjau</a>, <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang bersama istrinya berkunjung ke rumah <a href="http://bom2000.com/tag/bujang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bujang">Bujang</a> Sembilan. Kedatangan orangtua <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> tersebut bukan untuk mengajari mereka cara bercocok tanam atau tata cara adat, melainkan ingin menyampaikan pinangan <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> kepada Sani.</p>
<p>“Maaf, <a href="http://bom2000.com/tag/bujang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bujang">Bujang</a> Sembilan! Maksud kedatangan kami kemari ingin lebih mempererat hubungan kekeluargaan kita,” ungkap <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang.</p>
<p>“Apa maksud, Engku?” tanya si Kudun bingung.</p>
<p>“Iya, Engku! Bukankah hubungan kekeluargaan kita selama ini baik-baik saja?” sambung Kaciak.</p>
<p>“Memang benar yang kamu katakan itu, Anakku,” jawab <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang yang sudah menganggap <a href="http://bom2000.com/tag/bujang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bujang">Bujang</a> Sembilan seperti anaknya sendiri.</p>
<p>“Begini, Anak-anakku! Untuk semakin mengeratkan hubungan keluarga kita, kami bermaksud menikahkan <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dengan adik bungsu kalian, Siti Rasani,” ungkap <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang.</p>
<p>“Pada dasarnya, kami juga merasakan hal yang sama, Engku! Kami merasa senang jika <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> menikah dengan adik kami. <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> adalah pemuda yang baik dan rajin,” sambut si Kudun.</p>
<p>Namun, baru saja kalimat itu lepas dari mulut si Kudun, tiba-tiba terdengar suara bentakan yang sangat keras dari Kukuban.</p>
<p>“Tidak! Aku tidak setuju dengan pernikahan mereka! Aku tahu siapa <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>,” seru Kukuban dengan wajah memerah.</p>
<p>“Dia pemuda sombong, tidak tahu sopan santun dan kurang ajar. Dia tidak pantas menjadi suami Sani,” tambahnya.</p>
<p>“Mengapa kamu berkata begitu, Anakku? Adakah perkataan atau perilakunya yang pernah menyinggung perasaanmu?” tanya <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang dengan tenang.</p>
<p>“Ada, Engku! Masih ingatkah tindakan <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> terhadapku di gelanggang perhelatan beberapa bulan yang lalu? Dia telah mematahkan kaki kiriku dan sampai sekarang masih ada bekasnya,” jawab Kukuban sambil menyingsingkan celana panjangnya untuk memperlihatkan bekas kakinya yang patah.</p>
<p>“Oooh, itu!” jawab <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang singkat sambil tersenyum.</p>
<p>“Soal kaki terkilir dan kaki patah, kalah ataupun menang dalam gelanggan itu hal biasa. Memang begitu kalau bertarung,” ujar <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang.</p>
<p>“Tapi, Engku! Anak Engku telah mempermalukanku di depan orang banyak,” sambut Kukuban.</p>
<p>“Aku kira <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> tidak bermaksud mempermalukan saudaranya sendiri,” kata <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang.</p>
<p>“Ah, itu kata Engku, karena ingin membela anak sendiri! Di mana keadilan Engku sebagai pemimpin adat?” bantah Kukuban sambil menghempaskan tangannya ke lantai.</p>
<p>Semua yang ada dalam pertemuan itu terdiam. Kedelapan saudaranya tak satu pun yang berani angkat bicara. Suasana pun menjadi hening dan tegang. Kecuali <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang, yang terlihat tenang.</p>
<p>“Maaf, Anakku! Aku tidak membela siapa pun. Aku hanya mengatakan kebenaran. Keadilan harus didasarkan pada kebenaran,” ujar <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang.</p>
<p>“Kebenaran apalagi yang Engku maksud. Bukankah <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> telah nyata-nyata mencoreng mukaku di tengah keramaian?”</p>
<p>“Ketahuilah, Anakku! Menurut kesaksian banyak orang yang melihat peristiwa itu, kamu sendiri yang menyerang <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> yang terdesak dengan sebuah tendangan keras, lalu ditangkis oleh <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>. Tangkisan itulah yang membuat kakimu patah. Apakah menurutmu menangkis serangan itu perbuatan curang dan salah?” tanya <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang.</p>
<p>Kukuban hanya terdiam mendengar pertanyaan itu. Walaupun dalam hatinya mengakui bahwa apa yang dikatakan <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang adalah benar, tetapi karena hatinya sudah diselimuti perasaan dendam, ia tetap tidak mau menerimanya.</p>
<p>“Ketahuilah, Anakku! Menurut kesaksian banyak orang yang melihat peristiwa itu, kamu sendiri yang menyerang <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> yang terdesak dengan sebuah tendangan keras, lalu ditangkis oleh <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>. Tangkisan itulah yang membuat kakimu patah. Apakah menurutmu menangkis serangan itu perbuatan curang dan salah?” tanya <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang.</p>
<p>Kukuban hanya terdiam mendengar pertanyaan itu. Walaupun dalam hatinya mengakui bahwa apa yang dikatakan <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang adalah benar, tetapi karena hatinya sudah diselimuti perasaan dendam, ia tetap tidak mau menerimanya.</p>
<p>“Terserah Engku kalau tetap mau membela anak sendiri. Tapi, Sani adalah adik kami. Aku tidak akan menikahkan Sani dengan anak Engku,” kata Kukuban dengan ketus.</p>
<p>“Baiklah, Anakku! Aku juga tidak akan memaksamu. Tapi, kami berharap semoga suatu hari nanti keputusan ini dapat berubah,” kata <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang seraya berpamitan pulang ke rumah bersama istrinya.</p>
<p>Rupanya, Siti Rasani yang berada di dalam kamar mendengar semua pembicaraan mereka. Ia sangat bersedih mendengar putusan kakak sulungnya itu. Baginya, <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> adalah calon suami yang ia idam-idamkan selama ini. Sejak kejadian itu, Sani selalu terlihat murung. Hampir setiap hari ia duduk termenung memikirkan jalah keluar bagi masalah yang dihadapinya. Begitupula si <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>, memikirkan hal yang sama. Berhari-hari kedua pasangan kekasih itu berpikir, namun belum juga menemukan jalan keluar. Akhirnya, keduanya pun sepakat bertemu di tempat biasanya, yakni di sebuah ladang di tepi sungai, untuk merundingkan masalah yang sedang mereka hadapi.</p>
<p>“Apa yang harus kita lakukan, Dik?” tanya <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>.</p>
<p>“Entahlah, Bang! Adik juga tidak tahu harus berbuat apa. Semua keputusan dalam keluarga Adik ada di tangan Bang Kukuban. Sementara dia sangat benci dan dendam kepada <a href="http://bom2000.com/tag/abang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Abang">Abang</a>,” jawab Sani sambil menghela nafas panjang.</p>
<p>Beberapa lama mereka berunding di tepi sungai itu, namun belum juga menemukan jalan keluar. Dengan perasaan kalut, Sani beranjak dari tempat duduknya. Tiba-tiba sepotong ranting berduri tersangkut pada sarungnya.</p>
<p>“Aduh, sarungku sobek!” teriak Sani kaget.</p>
<p>“Wah, sepertinya pahamu tergores duri. Duduklah Adik, <a href="http://bom2000.com/tag/abang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Abang">Abang</a> akan mengobati lukamu itu!” ujar <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>.</p>
<p><a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> pun segera mencari daun obat-obatan di sekitarnya dan meramunya. Setelah itu, ia membersihkan darah yang keluar dari paha Sani, lalu mengobati lukanya. Pada saat itulah, tiba-tiba puluhan orang keluar dari balik pepohonan dan segera mengurung keduanya. Mereka adalah <a href="http://bom2000.com/tag/bujang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bujang">Bujang</a> Sembilan bersama beberapa warga lainnya.</p>
<p>“Hei, rupanya kalian di sini!” seru Kukuban.</p>
<p><a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dan Sani pun tidak tahu harus berbuat apa. Keduanya benar-benar tidak menyangka jika ada puluhan orang sedang mengintai gerak-gerik mereka.</p>
<p>“Tangkap mereka! Kita bawa mereka ke sidang adat!” perintah Kukuban.</p>
<p>“Ampun, Bang! Kami tidak melakukan apa-apa. Saya hanya mengobati luka Sani yang terkena duri,” kata <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>.</p>
<p>“Dasar pembohong! Aku melihat sendiri kamu mengusap-usap paha adikku!” bentak Kukuban.</p>
<p>“Iya benar! Kalian telah melakukan perbuatan terlarang. Kalian harus dibawa ke sidang adat untuk dihukum,” sambung seorang warga.</p>
<p>Akhirnya, <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dan Sani digiring ke <a href="http://bom2000.com/tag/kampung" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kampung">kampung</a> menuju ke ruang persidangan. Kukuban bersama kedelapan saudaranya dan beberapa warga lainnya memberi kesaksian bahwa mereka melihat sendiri perbuatan terlarang yang dilakukan oleh <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dan Sani. Meskipun <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dan Sani telah melakukan pembelaan dan dibantu oleh <a href="http://bom2000.com/tag/datuk" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Datuk">Datuk</a> Limbatang, namun persidangan memutuskan bahwa keduanya bersalah telah melanggar adat yang berlaku di <a href="http://bom2000.com/tag/kampung" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kampung">kampung</a> itu. Perbuatan mereka sangat memalukan dan dapat membawa sial. Maka sebagai hukumannya, keduanya harus dibuang ke <a href="http://bom2000.com/tag/kawah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kawah">kawah</a> Gunung <a href="http://bom2000.com/tag/tinjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Tinjau">Tinjau</a> agar <a href="http://bom2000.com/tag/kampung" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kampung">kampung</a> tersebut terhindar dari malapetaka.</p>
<p>Keputusan itu pun diumumkan ke seluruh penjuru <a href="http://bom2000.com/tag/kampung" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kampung">kampung</a> di sekitar Gunung <a href="http://bom2000.com/tag/tinjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Tinjau">Tinjau</a>. Setelah itu, <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dan Sani diarak menuju ke puncak Gunung <a href="http://bom2000.com/tag/tinjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Tinjau">Tinjau</a> dengan tangan terikat di belakang. Sesampainya di pinggir <a href="http://bom2000.com/tag/kawah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kawah">kawah</a>, mata mereka ditutup dengan kain hitam. Sebelum hukuman dilaksanakan, mereka diberi kesempatan untuk berbicara.</p>
<p>“Wahai kalian semua, ketahuilah! Kami tidak melakukan perbuatan terlarang apa pun. Karena itu, kami yakin tidak bersalah,” ucap <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a>.</p>
<p>Setelah itu, <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> menengadahkan kedua tanganya ke langit sambil berdoa.</p>
<p>“Ya Tuhan! Mohon dengar dan kabulkan doa kami. Jika kami memang benar-benar bersalah, hancurkanlah tubuh kami di dalam air <a href="http://bom2000.com/tag/kawah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kawah">kawah</a> gunung yang panas ini. Akan tetapi, jika kami tidak bersalah, letuskanlah gunung ini dan kutuk <a href="http://bom2000.com/tag/bujang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bujang">Bujang</a> Sembilan menjadi ikan!”</p>
<p>Usai memanjatkan doa, <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dan Sani segera melompat ke dalam <a href="http://bom2000.com/tag/kawah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kawah">kawah</a>. Keduanya pun tenggelam di dalam air <a href="http://bom2000.com/tag/kawah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kawah">kawah</a>. Sebagian orang yang menyaksikan peristiwa itu diliputi oleh rasa tegang dan cemas. Jika <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> benar-benar tidak bersalah dan doanya dikabulkan, maka mereka semua akan binasa. Ternyata benar. Permohonan <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dikabulkan oleh Tuhan. Beberapa saat berselang, gunung itu tiba-tiba bergetar dan diikuti letusan yang sangat keras. Lahar panas pun menyembur keluar dari dalam <a href="http://bom2000.com/tag/kawah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kawah">kawah</a>, mengalir menuju ke perkampungan dan menghancurkan semua yang dilewatinya. Semua orang berusaha untuk menyelamatkan diri. Namun, naas nasib mereka. Letusan Gunung <a href="http://bom2000.com/tag/tinjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Tinjau">Tinjau</a> semakin dahsyat hingga gunung itu luluh lantak. Tak seorang pun yang selamat. <a href="http://bom2000.com/tag/bujang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bujang">Bujang</a> Sembilan pun menjelma menjadi ikan.</p>
<p>Demikian <a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">cerita</a> Asal Usul <a href="http://bom2000.com/tag/danau-maninjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Danau Maninjau">Danau Maninjau</a> dari Agam, <a href="http://bom2000.com/tag/sumatra-barat" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sumatra Barat">Sumatra Barat</a>, <a href="http://bom2000.com/tag/indonesia" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Indonesia">Indonesia</a>. Konon, letusan Gunung <a href="http://bom2000.com/tag/tinjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Tinjau">Tinjau</a> itu menyisakan <a href="http://bom2000.com/tag/kawah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kawah">kawah</a> yang luas dan lama-kelamaan berubah menjadi danau. Oleh masyarakat sekitar, nama gunung itu kemudian diabadikan menjadi nama danau, yakni <a href="http://bom2000.com/tag/danau-maninjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Danau Maninjau">Danau Maninjau</a>. Sementara nama-nama tokoh yang terlibat dalam peristiwa itu diabadikan menjadi nama nagari di sekitar <a href="http://bom2000.com/tag/danau-maninjau" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Danau Maninjau">Danau Maninjau</a>, seperti Tanjung Sani, Sikudun, Bayua, Koto Malintang, Koto Kaciak, Sigalapuang, Balok, Kukuban, dan Sungai Batang.</p>
<p><a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">Cerita</a> di atas termasuk kategori legenda yang mengandung pesan-pesan moral yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pesan moral yang dapat dipetik, yaitu akibat buruk yang ditimbulkan oleh sifat dendam. Dendam telah menjadikan Kukuban tega menfitnah <a href="http://bom2000.com/tag/giran" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Giran">Giran</a> dan Sani telah melakukan perbuatan terlarang. Dari hal ini dapat dipetik sebuah pelajaran bahwa sifat dendam dapat mendorong seseorang berbuat aniaya terhadap orang lain, demi membalaskan dendamnya. Dalam kehidupan orang Melayu, sifat dendam ini sangat dipantangkan. Dikatakan dalam tunjuk ajar Melayu:</p>
<p>siapa tak tahu kesalahan sendiri,<br />
lambat laun hidupnya keji<br />
kalau suka berdendam kesumat,<br />
alamat hidup akan melarat</p>

	<h4>Related posts</h4>
	<ul class="st-related-posts">
	<li><a href="http://bom2000.com/legenda-kamandaka-si-lutung-kasarung.html" title="Legenda Kamandaka si Lutung Kasarung (10/12/2009)">Legenda Kamandaka si Lutung Kasarung</a> (6)</li>
	<li><a href="http://bom2000.com/cerita-cindelaras-dan-ayam-sakti.html" title="Cerita Cindelaras dan Ayam Sakti (10/12/2009)">Cerita Cindelaras dan Ayam Sakti</a> (0)</li>
	<li><a href="http://bom2000.com/asal-nama-kota-surabaya.html" title="Asal Nama Kota Surabaya (17/11/2009)">Asal Nama Kota Surabaya</a> (0)</li>
	<li><a href="http://bom2000.com/syaifudin-zuhri-dan-mohamad-syahrir-diisukan-digerebek-di-ciputat.html" title="Syaifudin Zuhri dan Mohamad Syahrir Diisukan Digerebek di Ciputat (09/10/2009)">Syaifudin Zuhri dan Mohamad Syahrir Diisukan Digerebek di Ciputat</a> (0)</li>
	<li><a href="http://bom2000.com/sources-suspected-terrorist-top-killed.html" title="Sources: Suspected terrorist Top killed (08/08/2009)">Sources: Suspected terrorist Top killed</a> (1)</li>
</ul>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/asal-usul-danau-maninjau.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
