<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kumpulan Sejarah - Legenda - Mitos - Berita dan Artikel Menarik &#187; Candi</title>
	<atom:link href="http://bom2000.com/tag/candi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bom2000.com</link>
	<description>Kumpulan Cerita Rakyat, Legenda, Sejarah, Dongeng, Artikel Unik, Hot News</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 May 2012 05:40:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Cerita Legenda Bandung Bondowoso</title>
		<link>http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2011 09:57:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[Jonggrang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[Syahdan,  Cerita Legenda Bandung Bondowoso yang menang perang berhasrat memperistrikan Jonggrang, putri mendiang Raja Baka yang telah dibunuhnya. Gadis itu ketakutan. Kerajaan ayahnya telah jatuh ke tangan kekuasaan Pengging—dan itu berarti ia bukan lagi orang yang merdeka. Tak mungkin ia menampik kehendak seorang lelaki yang kini dipertuan. Bandung Bondowoso seorang yang suka memerintah dengan kejam. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft size-medium wp-image-299" style="border: 0pt none; margin: 4px;" title="cerita-legenda-bandung-bondowoso" src="http://bom2000.com/http://bom2000.com/wp-content/uploads/2011/08/Bandung_Bondowoso-206x300.jpg" alt="Cerita Legenda Bandung Bondowso" width="206" height="277" /></a>Syahdan,  <a href="http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html"><strong>Cerita Legenda Bandung Bondowoso</strong></a> yang menang perang berhasrat memperistrikan <a href="http://bom2000.com/cerita-rakyat-roro-jonggrang.html"><strong>Jonggrang</strong></a>, putri mendiang Raja Baka yang telah dibunuhnya. Gadis itu ketakutan. <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan">Kerajaan</a> ayahnya telah jatuh ke tangan kekuasaan Pengging—dan itu berarti ia bukan lagi orang yang merdeka. Tak mungkin ia menampik kehendak seorang lelaki yang kini dipertuan.</p>
<p><strong><a href="http://bom2000.com/tag/bandung-bondowoso" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Bandung Bondowoso">Bandung Bondowoso</a></strong> seorang yang suka memerintah dengan kejam. “Siapapun yang tidak menuruti perintahku, akan dijatuhi hukuman berat!”, ujar Bandung Bondowoso pada rakyatnya. <a href="http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html"><strong>Bandung Bondowoso</strong></a> adalah seorang yang sakti dan mempunyai pasukan jin. Tidak berapa lama berkuasa, <em><strong>Bandung Bondowoso</strong></em> suka mengamati gerak-gerik <strong><a title="Posts tagged with Roro Jonggrang" href="http://bom2000.com/cerita-rakyat-roro-jonggrang.html" rel="tag">Roro Jonggrang</a></strong>, putri Raja Prambanan yang cantik jelita. “Cantik nian putri itu. Aku ingin dia menjadi permaisuriku,” pikir Bandung Bondowoso.</p>
<p>Tapi ia menemukan jalan lepas. Diajukannya syarat: ia akan mau menerima pinangan pendekar itu bila 1.000 <strong><a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">candi</a></strong> ditegakkan dalam satu malam. Bandung Bondowoso setuju.</p>
<p><span id="more-298"></span></p>
<p>Kesanggupan itu memang mengherankan, tapi di sini agaknya <a href="http://bom2000.com/tag/legenda" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Legenda">legenda</a> Loro <a href="http://bom2000.com/tag/jonggrang" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jonggrang">Jonggrang</a> mengandung sebuah teks lain, yang ingin bercerita bahwa tiap kemenangan selalu mengandung kekalahan. Yang absolut tak ada di dunia. Di Prambanan dan di luarnya, perang tak akan cukup, pembunuhan tak pernah memadai, dan ada yang minus dalam tiap takhta.</p>
<p>Itu sebabnya kita tak tahu apa arti penaklukan: Loro Jonggrang ternyata bukan bagian dari benda jarahan. Ia merdeka. Ia bisa menuntut dengan satu syarat yang sulit, bahkan sebenarnya mustahil.</p>
<p>Bahwa Bandung Bondowoso, sang pemenang pembela Pengging, menerima syarat itu menunjukkan ada ambivalensi dalam hubungan kedua manusia itu. Lelaki itu berkuasa tapi perempuan itu terlepas dari hubungan memiliki-dan-dimiliki. Bahkan Bandung membiarkan dirinya masuk ke angan-angan Jonggrang. Orang bisa mengatakan bahwa yang diniatkan tumbuh dalam hubungan itu adalah cinta, dan cinta—dengan atau tanpa membaca kalimat Thomas Kempis pada abad ke-15—tak merasakan beban, tak berpikir tentang kesulitan. Cinta bahkan ”mencoba apa yang melebihi kekuatan diri”, dan ”tak minta dimaafkan di hadapan kemustahilan”.</p>
<p>Tapi bukan sikap angkuhkah yang mendorong Bandung menerima syarat itu? Katakanlah ini yang terjadi: sang perkasa yang telah berhasil membinasakan Raja Baka itu merasa malu untuk menyatakan tak sanggup membangun 1.000 candi dalam satu malam. Tapi keangkuhan dan rasa malu mengandung pengakuan bahwa ada orang lain—dan orang lain itu hadir dalam posisi untuk menilai dan menghakimi. Di sini keperkasaan juga menemui batasnya. Bandung Bondowoso tak dapat menafikan yang lain yang tegak di luar itu—yang lain yang memandang ke arahnya.</p>
<p>Saya bayangkan ia Loro Jonggrang. Saya bayangkan pada sebuah senja ia berkata kepada peminangnya: ”Sebenarnya saya takjub. Tuan tak memperlakukan saya sebagai jarahan perang. Bagaimana ini mungkin?”</p>
<p>”Ada hal yang mustahil yang membuat kita memilih dan berbuat,” jawab Bandung Bondowoso.</p>
<p>”Untuk apa?”</p>
<p>Bandung Bondowoso tak menjawab. Ia hanya melipat lengannya dan berjalan kembali ke markas pasukan, melewati deretan panji Pengging yang ditutupi gelap. Sejak ia menemui Loro Jonggrang—dan melihat wajahnya yang ketakutan tapi tak merunduk, mendengar ucapannya yang gemetar tapi fasih—ia tahu ada yang sia-sia dalam tiap kemenangan. Apa yang didapat para Pandawa setelah membinasakan Kurawa dan menguasai Astina dan Amarta? Seluruh generasi kedua keluarga Pandu yang seharusnya melanjutkan dinasti itu tewas di medan perang. Apa yang dicapai Rama setelah merebut Sita kembali? Ia tak yakin perempuan itu, yang bertahun-tahun disekap di Istana Alengka, seorang istri yang belum dinodai.</p>
<p>Kebanggaan diri dan kejayaan—mungkin itulah yang menggerakkan perang. Perang memang mengubah <a href="http://bom2000.com/tag/sejarah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sejarah">sejarah</a>. Tapi, setelah itu, <a href="http://bom2000.com/tag/sejarah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sejarah">sejarah</a> mengecoh para pendekar, dan lahir penulis tragedi.</p>
<p>”Jika saya mohon Tuan membangun 1.000 candi di sekitar bukit Prambanan itu, akankah Tuan memenuhinya?” tanya Jonggrang.</p>
<p>”Saya akan gentar. Tapi saya akan membangunnya.”</p>
<p>”Dalam satu malam?”</p>
<p>”Ada hal yang mustahil yang menyebabkan kita berbuat.”</p>
<p>Seseorang pernah mengatakan, manusia membuat sejarah karena dilecut yang mustahil: kemenangan, kejayaan, keadilan, dan hal-hal lain yang dicita-citakan sebagai alternatif bagi hidup yang tak pernah penuh.</p>
<p>Sebuah wilayah dengan seribu candi yang didirikan dalam satu malam adalah satu dari deretan angan-angan itu. Bahasa mencoba merumuskannya, dan itu sebabnya kata-kata tak sepenuhnya transparan. Tak pernah jelas apa yang sebenarnya ditandai dengan kata ”seribu”. Percakapan sehari-hari, retorika resmi dan nyanyian populer, (”tinggi gunung 1.000 janji”, kata sebuah lagu tahun 1950-an), menyebut angka itu lebih sebagai sebuah kiasan yang hendak mengesankan jumlah yang ”tak terhingga”.</p>
<p>Bandung Bondowoso agaknya tahu akan hal itu: ia harus siap menjangkau yang tak terhingga. Ketika sore mulai merayap, ia berangkat meninggalkan markas, sendiri. Konon di bukit itu para roh halus membantunya mengangkat batu dari Merbabu, menyusun dan memahatnya dengan relief yang menakjubkan.</p>
<p>Waktu pun berjalan, tapi apa yang membatasi ”malam” dengan ”pagi”? Fajar yang merekah, cicit burung di hutan, detakan lesung perempuan tani, atau asap dapur di balik gunuk? Atau sebuah kesadaran akan batas—yang mengingatkan bahwa yang ”tak terbatas” selalu luput?</p>
<p>Tapi siapa yang mengatakan <a href="http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Cerita Legenda Bandung Bondowoso</strong></span></em></a> hanyalah <a href="http://bom2000.com/tag/cerita" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Cerita">cerita</a> kesia-siaan tak akan memahami bahwa yang terbatas juga punya daya gugah dan mampu menyentuh hati. Ketika ia tahu ia gagal menyelesaikan 1.000 candi—dan gagal pula cintanya kepada <strong><em>Jonggrang</em></strong>—<a href="http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html"><em><strong>Bandung Bondowoso</strong></em></a> pergi ke belukar dan memahat sebuah patung. Ia ingin mengenang perempuan itu.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>cerita rakyat nyi roro jonggrang</li><li>legenda bandung bondowoso</li><li>sejarah perang bali</li><li>raden bandung bondowoso</li><li>cerita legenda bandung bondowoso</li><li>kisah nyi roro jonggrang</li><li>Cerita pendek Legenda <a href="http://bom2000.com/tag/indonesia" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Indonesia">Indonesia</a></li><li>cerita legenda indonesia singkat</li><li>dongeng bahasa jawa roro jonggrang</li><li>cerita rakyat roro jonggrang versi bahasa jawa</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/cerita-legenda-bandung-bondowoso.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kecanggihan Teknologi Kuno Bangsa Indonesia</title>
		<link>http://bom2000.com/kecanggihan-teknologi-kuno-bangsa-indonesia.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/kecanggihan-teknologi-kuno-bangsa-indonesia.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2011 14:31:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Bangsa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Jung Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kecanggihan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[Mataram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[Di zaman dahulu kala, para nenek moyang kita sudah menemukan banyak penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang sekali banyak orang Indonesia sendiri tidak menyadarinya. Kali ini saya akan menulis beberapa teknologi kuno nenek moyang Indonesia. Borobudur: bukti kecanggihan teknologi dan arsitektur Borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di zaman dahulu kala, para nenek moyang kita sudah menemukan banyak penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang sekali banyak orang <a href="http://bom2000.com/tag/indonesia" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Indonesia">Indonesia</a> sendiri tidak menyadarinya. Kali ini saya akan menulis beberapa teknologi <a href="http://bom2000.com/tag/kuno" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kuno">kuno</a> nenek moyang <a href="http://bom2000.com/tag/indonesia" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Indonesia">Indonesia</a>.</p>
<p><strong><a href="http://bom2000.com/tag/borobudur" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Borobudur">Borobudur</a>: bukti <a href="http://bom2000.com/tag/kecanggihan-teknologi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kecanggihan Teknologi">kecanggihan teknologi</a> dan arsitektur</strong><br />
<a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft" src="http://i53.tinypic.com/52b1pi.jpg" alt="Kecanggihan Arsitektur Borobudur" width="319" height="134" /></a>Borobudur adalah <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">candi</a> yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja <a href="http://bom2000.com/tag/mataram" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Mataram">Mataram</a> bernama Samaratungga dari Syailendra. Borobudur merupakan bangunan <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">candi</a> yang sangat megah. Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit. Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">candi</a> yang mampu menyamai <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">candi</a> Borobudur.</p>
<p><span id="more-227"></span>Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal. Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan. Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa.</p>
<p>Kapal <a href="http://bom2000.com/tag/jung-jawa" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jung Jawa">Jung Jawa</a>: Teknologi kapal raksasa<br />
<a href="http://bom2000.com/forex"><img class="alignleft" style="border: 0pt none; margin: 4px;" src="http://i55.tinypic.com/29e0fia.jpg" alt="Kecanggihan Teknologi Kapal Jung Jawa " width="319" height="145" /></a>Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang <a href="http://bom2000.com/tag/china" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with China">China</a> sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal <a href="http://bom2000.com/tag/china" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with China">China</a> dalam pelayaran laut lepas. Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”.Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar. Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. &#8220;Mereka mengaku keturunan Jawa,&#8221; kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku <a href="http://bom2000.com/tag/sejarah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sejarah">Sejarah</a> Modern Awal Asia Tenggara.Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13. Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata &#8220;Jung&#8221; digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14, mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku.Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis. Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari <a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan">Kerajaan</a> Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513.</p>
<p><strong><span style="font-size: x-small;">Di zaman dahulu kala, para nenek moyang kita sudah menemukan banyak penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang sekali banyak orang Indonesia sendiri tidak menyadarinya. Kali ini saya akan menulis beberapa teknologi kuno nenek moyang Indonesia.</span></strong></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>raja raja kerajaan demak</li><li>nama nama raja mataram</li><li>nama raja-raja kerajaan sriwijaya</li><li>Jenis Jenis Candi di indonesia</li><li>kerajaan mataram di indonesia</li><li>jenis-jenis candi di indonesia</li><li>nama raja didunia</li><li>raja terbesar kerajaan demak</li><li>tahun berdirinya kerajaan sriwijaya</li><li>jenis jenis tembakan</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/kecanggihan-teknologi-kuno-bangsa-indonesia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerajaan Mataram Kuno</title>
		<link>http://bom2000.com/kerajaan-mataram-kuno.html</link>
		<comments>http://bom2000.com/kerajaan-mataram-kuno.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 18:01:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bom2000</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Legenda]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Borobudur]]></category>
		<category><![CDATA[Budha]]></category>
		<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[Hindu]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mataram Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[Mendut]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Sanjaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sewu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bom2000.com/kerajaan-mataram-kuno.html</guid>
		<description><![CDATA[Kerajaan Mataram Kuno diperkirakan berdiri sejak awal abad ke-8. Pada awal berdirinya, kerjaan ini berpusat di Jawa Tengah. Akan tetapi, pada abad ke-10 pusat Kerajaan Mataram Kuno pindah ke Jawa Timur. Kerajaan Mataram Kuno mempunyai dua latar belakang keagamaan yang berbedaa, yakni agama Hindu dan Buddha. Peninggalan bangunan suci dari keduanya antara lain ialah Candi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i47.tinypic.com/2ah73hj.jpg" alt="Kerajaan Mataram Kuno" hspace="4" vspace="4" align="left" /><a href="http://bom2000.com/tag/kerajaan" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kerajaan">Kerajaan</a> <a href="http://bom2000.com/tag/mataram-kuno" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Mataram Kuno">Mataram Kuno</a> diperkirakan berdiri sejak awal abad ke-8. Pada awal berdirinya, kerjaan ini berpusat di <a href="http://bom2000.com/tag/jawa-tengah" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jawa Tengah">Jawa Tengah</a>. Akan tetapi, pada abad ke-10 pusat Kerajaan <a href="http://bom2000.com/tag/mataram-kuno" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Mataram Kuno">Mataram Kuno</a> pindah ke <a href="http://bom2000.com/tag/jawa-timur" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Jawa Timur">Jawa Timur</a>. Kerajaan <a href="http://bom2000.com/tag/mataram-kuno" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Mataram Kuno">Mataram Kuno</a> mempunyai dua latar belakang keagamaan yang berbedaa, yakni agama <a href="http://bom2000.com/tag/hindu" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Hindu">Hindu</a> dan Buddha.</p>
<p>Peninggalan bangunan suci dari keduanya antara lain ialah <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">Candi</a> Geding Songo, kompleks <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">Candi</a> Dieng, dan kompleks <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">Candi</a> Prambanan yang berlatar belakang Hindu. Adapun yang berlatar belakang agama Buddha antara lain ialah <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">Candi</a> Kalasan, <a href="http://bom2000.com/tag/candi" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Candi">Candi</a> <a href="http://bom2000.com/tag/borobudur" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Borobudur">Borobudur</a>, Candi <a href="http://bom2000.com/tag/mendut" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Mendut">Mendut</a>, Candi <a href="http://bom2000.com/tag/sewu" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Sewu">Sewu</a>, dan Candi Plaosan.</p>
<p><strong>Kerajaan <a href="http://bom2000.com/tag/mataram" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Mataram">Mataram</a> di Jawa Tengah</strong></p>
<p>Kerajaan Mataram <a href="http://bom2000.com/tag/kuno" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Kuno">Kuno</a> yang berpusat di Jawa Tengah terdiri dari dua wangsa (keluarga), yaitu wangsa Sanjaya dan Sailendraa. Pendiri wangsa Sanjaya adalah <a href="http://bom2000.com/tag/raja-sanjaya" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja Sanjaya">Raja Sanjaya</a>. Ia menggantikan raja sebelumnya, yakni Raja Sanna. Konon, <a href="http://bom2000.com/tag/raja-sanjaya" class="st_tag internal_tag" rel="tag" title="Posts tagged with Raja Sanjaya">Raja Sanjaya</a> telah menyelamatkan Kerajaan Mataram Kuno dari kehancuran setelah Raja Sanna wafat.</p>
<p><span id="more-76"></span>Setelah Raha Sanjaya wafat, kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno dipegang oleh Dapunta Sailendra, pendiri wangsa Sailendra. Para raja keturunan wangsa Sanjaya seperti Sri Maharaja Rakai Panangkaran, Sri Maharaja Rakai Panunggalan, Sri Maharaja Rakai Warak, dan Sri Maharaja Rakai Garung merupakan raja bawahan dari wangsa Sailendra. Oleh Karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh keturunan Raja Sanjaya, Samaratungga (raja wangsa Sailendra) menyerahkan anak perempuannya, Pramodawarddhani, untuk dikawinkan dengan anak Rakai Patapan, yaitu Rakai Pikatan (wangsa Sanjaya).</p>
<p>Rakai Pikatan kemudian menduduki takhta Kerajaan Mataram Kuno. Melihat keadaan ini, adik Pramodawarddhani, yaitu Balaputeradewa, mengadakan perlawanan namun kalah dalam peperangan. Balaputeradewa kemudian melarikan diri ke P. SUmatra dan menjadi raja Sriwijaya.</p>
<p>Pada masa Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Dharmodaya Mahasambu berkuasa, terjadi perebutan kekuasaan di antara para pangeran Kerajaan Mataram Kuno. Ketika Sri Maharaja Rakai Sumba Dyah Wawa berkuasa, kerajaan ini berakhir dengan tiba-tiba. Diduga kehancuran kerajaan ini akibat bencana alam karena letusan G. Merapi, Magelang, Jawa Tengah.</p>
<p><strong>Kerajaan Mataram di Jawa Timur</strong></p>
<p>Setelah terjadinya bencana alam yang dianggap sebagai peristiwa pralaya, maka sesuai dengan landasan kosmologis harus dibangun kerajaan baru dengan wangsa yang baru pula. Pada abad ke-10, cucu Sri Maharaja Daksa, Mpu Sindok, membangun kembali kerajaan ini di Watugaluh (wilayah antara G. Semeru dan G. Wilis), Jawa Timur. Mpu Sindok naik takhta kerajaan pada 929 dan berkuasa hingga 948. Kerajaan yang didirikan Mpu SIndok ini tetap bernama Mataram. Dengan demikian Mpu Sindok dianggap sebagai cikal bakal wangsa baru, yaitu wangsa Isana. Perpindahan kerajaan ke Jawa Timur tidak disertai dengan penaklukan karena sejak masa Dyah Balitung, kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno telah meluass hingga ke Jawa Timur. Setelah masa pemerintahan Mpu Sindok terdapat masa gelap sampai masa pemerintahan Dharmawangsa Airlangga (1020). Sampai pada masa ini Kerajaan Mataram Kuno masih menjadi saatu kerajaan yang utuh. Akan tetapi, untuk menghindari perang saudara, Airlangga membagi kerajaan menjadi dua, yaitu Kerajaan Pangjalu dan Janggala.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li>kerajaan mataram jawa timur</li><li>perang mataram</li><li>perlawanan kerajaan mataram</li><li>kerajaan Mataram Kuno</li><li>latar belakang berdirinya kerajaan mataram kuno</li><li>latar belakang berdirinya kerajaan mataram</li><li>mataram jawa timur</li><li>pendiri kerajaan mataram</li><li>latar belakang mataram kuno</li><li>kerajaan borobudur</li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bom2000.com/kerajaan-mataram-kuno.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

