Search
  • Partner links



  • Posts Tagged ‘Telaga’

    Legenda Telaga Bidadari itu tidak seberapa lebar dan dalam, kurang lebih tiga meter panjangnya dan dua meter lebarnya dengan kedalaman dua meter. Airnya Bening dan jernih, tidak pernah kering walau kemarau panjang sekalipun. Letaknya di atas sebuah pematang, di bawah keteduhan, kelebatan, dan kerindangan pepohonan, khususnya pohon . Jika pohon-pohon itu berbunga, berkerumunlah - dan serangga mengisap madu. Di permukaan tanah itu menjalar dengan suburnya sejenis tumbuhan, namanya. mempunyai umbi yang besar dan dapat dibuat menjadi kerupuk yang gurih dan enak rasanya. Akan tetapi, jika kurang mahir mengolah bisa menjadi racun bagi orang yang memakannya karena memabukkan.

    Daerah itu dihuni seorang lelaki tampan, namanya. la hidup seorang diri dan tidak mempunyai istri. Ia menjadi seorang penguasa di daerah itu. Oleh karena itu, ia bergelar data. Selain berwajah tampan, ia juga mahir meniup suling. Lagu-lagunya menyentuh perasaan siapa saja yang mendengarkannya.

    sering memanen jika pohon sedang berbunga dan - datangan mengisap madu. Ia memasang getah pohon yang sudah dimasak dengan melekatkannya di bilah-bilah bambu. Bilah-bilah bambu yang sudah diberi getah itu disebut . itu dipasang di sela-sela tangkai bunga. Ketika hinggap, kepak sayapnya akan melekat di . Semakin itu meronta, semakin erat sayapnya melekat. Akhirnya, itu menggelepar jatuh ke tanah bersama bilah-bilah . Kemudian, menangkap dan memasukkannya ke dalam keranjang. Biasanya, puluhan ekor dapat dibawanya pulang. Konon itulah sebabnya di kalangan penduduk, dijuluki Datu Suling dan Datu .

    Akan tetapi, pada suatu hari suasana di daerah itu amat sepi. Tidak ada dan tidak ada seekor pun serangga berminat mendekati bunga-bunga Iimau yang sedang merekah.
    Read the rest of this entry »


    eXTReMe Tracker
    Join My Community at MyBloglog!